Lompat ke isi

Distres

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Image
Wanita yang menggambarkan kondisi distres
Image
Amal menghilangkan stres dari seorang ibu yang kelebihan beban.

Dalam kedokteran, distres adalah keadaan aversif di mana seseorang tidak dapat sepenuhnya beradaptasi dengan stresor dan stres yang diakibatkannya lalu menunjukkan perilaku maladaptif.[1] Hal ini dapat terlihat dengan adanya berbagai fenomena, seperti interaksi sosial inaprosiasi (misalnya, agresi, pasivitas, atau penarikan diri).

Distres adalah kebalikan dari eustres, stres positif yang memotivasi seseorang.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ National Research Council; Institute for Laboratory Animal Research; Committee on Pain and Distress in Laboratory Animals (1992). "Introduction". Recognition and Alleviation of Pain and Distress in Laboratory Animals. Washington, D.C.: National Academies Press. hlm. 4. doi:10.17226/1542. ISBN 978-0-309-07525-1. PMID 25144086. {{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=