Pengetahuan deklaratif

Pengetahuan deklaratif adalah suatu bentuk kesadaran atas fakta-fakta yang dapat diungkapkan melalui kalimat deklaratif. Ia juga dikenal dengan sebutan pengetahuan teoretis, pengetahuan deskriptif, pengetahuan proposisional, atau pengetahuan-bahwa (knowledge-that). Pengetahuan ini tidak terbatas pada satu kegunaan atau tujuan semata, melainkan dapat disimpan dalam buku maupun komputer.
Cabang utama yang menelaah pengetahuan deklaratif adalah epistemologi. Disiplin ini membahas unsur-unsur hakiki yang membentuk pengetahuan tersebut. Menurut pandangan tradisional yang berpengaruh, pengetahuan deklaratif terdiri atas tiga unsur: ia adalah sebuah kepercayaan yang benar dan terjustifikasi. Sebagai kepercayaan, ia merupakan komitmen subjektif terhadap kebenaran klaim yang diyakini; sedangkan kebenaran itu sendiri bersifat objektif. Agar terjustifikasi, sebuah kepercayaan mesti rasional, yakni bersandar pada alasan yang memadai. Dengan demikian, tebakan semata tidak dapat disebut pengetahuan, bahkan jika kebetulan benar. Dalam epistemologi kontemporer, diajukan pula unsur-unsur tambahan atau alternatif: misalnya, bahwa tidak ada bukti yang meniadakan; atau bahwa kepercayaan itu timbul dari proses kognitif yang dapat diandalkan; atau bahkan bahwa ia bersifat tak mungkin keliru.
Jenis-jenis pengetahuan deklaratif dapat dibedakan menurut sumber pengetahuan, jenis klaim yang diketahui, serta derajat kepastiannya. Salah satu pembedaan pokok adalah antara pengetahuan a posteriori, yang berakar pada pengalaman, dengan pengetahuan a priori, yang bertumpu pada refleksi rasional murni. Klasifikasi lain mencakup pengetahuan domain-spesifik dan pengetahuan umum, pengetahuan tentang fakta, konsep, maupun prinsip; serta pengetahuan eksplisit dan pengetahuan implisit.
Pengetahuan deklaratif kerap dipertentangkan dengan pengetahuan praktis dan pengetahuan melalui perkenalan langsung. Pengetahuan praktis mewujud dalam keterampilan, misalnya mengetahui cara menunggang kuda—suatu bentuk pengetahuan non-intelektual karena tidak mesti melibatkan kepercayaan yang benar. Adapun pengetahuan melalui perkenalan langsung berakar pada pengalaman pribadi, seperti mengetahui rasa cokelat. Bentuk kedekatan ini tetap ada meski seseorang tidak memiliki informasi faktual tentang objeknya. Beberapa teoretikus juga membedakan pengetahuan deklaratif dari pengetahuan kondisional, preskriptif, struktural, kasus, maupun strategis.
Pengetahuan deklaratif diperlukan dalam berbagai kegiatan, mulai dari memberi label pada fenomena hingga menggambarkan dan menjelaskannya. Ia dapat menuntun proses pemecahan masalah maupun pengambilan keputusan. Dalam banyak hal, nilainya ditentukan oleh kegunaannya dalam mencapai tujuan. Namun, kegunaan itu tidak selalu nyata, dan tidak semua bentuk pengetahuan deklaratif bernilai. Sebagian besar pengetahuan yang diajarkan di sekolah adalah pengetahuan deklaratif. Ia tersimpan dalam bentuk memori eksplisit dan dapat dipelajari melalui hafalan atas fakta-fakta terpisah. Kendati demikian, kerap lebih bermanfaat menumbuhkan suatu pemahaman yang lebih mendalam—yang mengaitkan informasi baru dengan struktur yang lebih luas serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah ada. Sumber-sumber pengetahuan deklaratif mencakup persepsi, introspeksi, ingatan, penalaran, dan kesaksian.
Definisi dan ranah semantik
[sunting | sunting sumber]Pengetahuan deklaratif adalah suatu bentuk kesadaran atau pengertian atas fakta. Ia dapat diekspresikan melalui bahasa lisan maupun tulisan dalam bentuk kalimat deklaratif, dan karenanya dapat diperoleh lewat komunikasi verbal.[1] Contoh pengetahuan deklaratif antara lain: mengetahui "bahwa Putri Diana wafat pada tahun 1997" atau "bahwa Goethe berusia 83 tahun ketika ia menuntaskan penulisan Faust".[2] Pengetahuan deklaratif melibatkan representasi mental berupa konsep, gagasan, teori, maupun kaidah umum. Melalui representasi itu, seseorang menjalin relasi dengan suatu aspek realitas dengan cara menggambarkan bagaimana hakikatnya. Pengetahuan deklaratif cenderung bebas konteks: ia tidak terikat pada satu penggunaan tertentu dan dapat diterapkan dalam berbagai tugas.[3][4][5] Ia mencakup rentang luas fenomena, baik berupa pengetahuan atas fakta tunggal maupun hukum umum. Contoh pengetahuan fakta tunggal ialah mengetahui bahwa massa atom emas adalah 196,97 u; sedangkan mengetahui bahwa daun pohon tertentu berubah warna pada musim gugur merupakan pengetahuan atas hukum umum.[6] Berkat sifatnya yang verbal, pengetahuan deklaratif dapat disimpan dalam media seperti buku dan harddisk. Ia juga dapat diproses dengan komputer dan memainkan peranan penting dalam berbagai bentuk kecerdasan buatan, misalnya dalam basis pengetahuan pada sistem pakar.[7]
Istilah-istilah seperti pengetahuan teoretis, pengetahuan deskriptif, pengetahuan proposisional, dan pengetahuan-bahwa dipakai sebagai sinonim pengetahuan deklaratif, yang masing-masing menyoroti sisi berbeda darinya. Pengetahuan teoretis adalah pengetahuan tentang apa yang ada—di masa lalu, kini, maupun masa depan—tanpa mengaitkannya dengan cara meraih suatu tujuan praktis. Pengetahuan deskriptif adalah pengetahuan yang memuat deskripsi tentang objek, peristiwa, atau konsep, baik nyata maupun hipotetis. Pengetahuan proposisional menyatakan bahwa suatu proposisi atau klaim tentang dunia adalah benar, biasanya dengan ungkapan klausa bahwa—seperti "mengetahui bahwa kanguru melompat" atau "mengetahui bahwa 2 + 2 = 4". Karena alasan inilah ia kerap disebut pula pengetahuan-bahwa.[8] Pengetahuan deklaratif dipertentangkan dengan pengetahuan non-deklaratif, yang tidak menyangkut pemahaman eksplisit atas informasi faktual tentang dunia. Dalam hal ini, pengetahuan praktis berupa keterampilan dan pengetahuan melalui perkenalan langsung sebagai bentuk kedekatan pengalaman bukanlah pengetahuan deklaratif.[9][10][11] Disiplin utama yang menyelidiki pengetahuan deklaratif adalah epistemologi, yang berusaha menentukan hakikatnya, bagaimana ia muncul, apa nilainya, dan apa batas-batasnya.[12][13][14]
Referensi
[sunting | sunting sumber]Catatan
[sunting | sunting sumber]Kutipan
[sunting | sunting sumber]- ↑
- Colman 2009a, declarative knowledge
- Woolfolk, Hughes & Walkup 2008, hlm. 307
- Strube & Wender 1993, hlm. 354
- Tokuhama-Espinosa 2011, hlm. 255
- Holyoak & Morrison 2005, hlm. 371
- ↑ Morrison 2005, hlm. 371.
- ↑ Reif 2008.
- ↑ Zagzebski 1999, hlm. 93.
- ↑ Woolfolk & Margetts 2012, hlm. 251.
- ↑
- HarperCollins staff
- Magee & Popper 1971, hlm. 74–75, Conversation with Karl Popper
- Walton 2005, hlm. 59, 64
- Leondes 2001, hlm. 804
- Kent & Williams 1993, hlm. 295
- ↑
- ↑ Pavese 2022, introduction.
- ↑ Klauer et al. 2016, hlm. 105–106.
- ↑ Truncellito.
- ↑ Moser 2005, hlm. 3.
- ↑ Steup & Neta 2020, 2.3 Knowing Facts.
Sumber
[sunting | sunting sumber]- Allwood, Carl Martin (17 Oktober 2013). "Anthropology of Knowledge". The Encyclopedia of Cross-Cultural Psychology (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons, Inc. hlm. 69–72. doi:10.1002/9781118339893.wbeccp025. ISBN 978-1-118-33989-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 September 2022. Diakses tanggal 16 April 2023.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Alter, Torin; Nagasawa, Yujin (1 April 2015). Consciousness in the Physical World: Perspectives on Russellian Monism (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 93–94. ISBN 978-0-19-992736-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Audi, Robert (20 Juni 2005). Epistemology: A Contemporary Introduction to the Theory of Knowledge (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 315. ISBN 978-1-134-79181-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Audi, Robert (2002). "The Sources of Knowledge". The Oxford Handbook of Epistemology. Oxford University Press. hlm. 71–94. ISBN 978-0-19-513005-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2022. Diakses tanggal 12 Juni 2022.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Baehr, Jason S. "A Priori and A Posteriori". Internet Encyclopedia of Philosophy. 1. An Initial Characterization. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Agustus 2021. Diakses tanggal 17 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Baehr, Jason S. "Virtue Epistemology". Internet Encyclopedia of Philosophy. introduction; 2. Virtue Reliabilism. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2023. Diakses tanggal 31 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Barber, Alex; Stainton, Robert J. (6 April 2010). Concise Encyclopedia of Philosophy of Language and Linguistics (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 11. ISBN 978-0-08-096501-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Barth, Fredrik (Februari 2002). "An Anthropology of Knowledge". Current Anthropology (dalam bahasa Inggris). 43 (1): 1–18. doi:10.1086/324131. hdl:1956/4191. ISSN 0011-3204.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Battaly, Heather (4 September 2018). The Routledge Handbook of Virtue Epistemology (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 772. ISBN 978-1-317-49528-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Becker, Kelly (13 Mei 2013). Epistemology Modalized (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 12. ISBN 978-1-136-78632-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Bengson, John; Moffett, Marc A. (6 Januari 2012). Knowing How: Essays on Knowledge, Mind, and Action (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 328. ISBN 978-0-19-045283-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Bernecker, Sven; Pritchard, Duncan (19 Januari 2011). The Routledge Companion to Epistemology (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 266. ISBN 978-1-136-88200-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Bishop, M. J.; Boling, Elizabeth; Elen, Jan; Svihla, Vanessa (21 September 2020). Handbook of Research in Educational Communications and Technology: Learning Design (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 74. ISBN 978-3-030-36119-8.
We follow Markauskaite and Goodyear (2017) and Dohn (2017) in distinguishing between three knowledge types. Declarative knowledge is knowledge expressible in propositional statements, often also termed propositional knowledge or know-that (e.g., "President Donald Trump was inaugurated on 20.01.2017," "Karl Marx wrote Capital,' "Force = Mass x Acceleration'). Procedural knowledge is often called practical knowledge, skill, or know-how (e.g., riding a bicycle, performing surgery, carrying out a logical deduction). Relational knowledge, comprising experiential and contextual knowledge, sometimes just called experiential knowledge, knowledge-by-acquaintance, or know-of (e.g., knowing what kangaroo tastes like, what red looks like, and how local, cultural norms delimit what it is appropriate to say in a given context).
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Blaauw, Martijn (31 Maret 2020). Epistemology A-Z (dalam bahasa Inggris). Edinburgh University Press. hlm. 49. ISBN 978-0-7486-8082-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Black, C. (1 April 1971). "Knowledge without belief". Analysis. 31 (5): 152–158. doi:10.1093/analys/31.5.152.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Borges, Rodrigo; Almeida, Claudio de; Klein, Peter D. (1 Desember 2017). Explaining Knowledge: New Essays on the Gettier Problem (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 180. ISBN 978-0-19-103682-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Broadbent, Alex (5 Februari 2016). Philosophy for Graduate Students: Metaphysics and Epistemology (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 128. ISBN 978-1-317-39714-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Bronkhorst, Hugo; Roorda, Gerrit; Suhre, Cor; Goedhart, Martin (Desember 2020). "Logical Reasoning in Formal and Everyday Reasoning Tasks". International Journal of Science and Mathematics Education. 18 (8): 1673–6. Bibcode:2020IJSME..18.1673B. doi:10.1007/s10763-019-10039-8. S2CID 254541202.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Burgin, Mark (2016). Theory of Knowledge: Structures and Processes. Kackensack, NJ: World Scientific. hlm. 48. ISBN 9789814522670.
- Burstein, Frada; Holsapple, Clyde W. (22 Januari 2008). Handbook on Decision Support Systems 1: Basic Themes (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 44–45. ISBN 978-3-540-48713-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Cameron, Ross (2018). "Infinite Regress Arguments". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Januari 2020. Diakses tanggal 12 Juni 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Campbell, Joseph Keim; O'Rourke, Michael; Silverstein, Harry S. (21 Mei 2010). Knowledge and Skepticism (dalam bahasa Inggris). MIT Press. hlm. 10. ISBN 978-0-262-01408-3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Carter, J. Adam; Gordon, Emma C.; Jarvis, Benjamin W. (2017). Knowledge First: Approaches in Epistemology and Mind (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 114. ISBN 978-0-19-871631-0.
- Cassirer, H. W. (11 Maret 2021). A Commentary of Kant's Critique of Judgment (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 208. ISBN 978-1-317-20272-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Chen, Fang; Terken, Jacques (18 Agustus 2022). Automotive Interaction Design: From Theory to Practice (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 49. ISBN 978-981-19-3448-3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Chiu, Chi-Yue; Hong, Ying-yi (16 Desember 2013). Social Psychology of Culture (dalam bahasa Inggris). Psychology Press. hlm. 102. ISBN 978-1-317-71018-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Christensen, Peter Holdt (2003). Knowledge Management: Perspectives and Pitfalls (dalam bahasa Inggris). Copenhagen Business School Press DK. hlm. 29. ISBN 978-87-630-0119-9.
- Cohen, Emma (2010). "Anthropology of knowledge". The Journal of the Royal Anthropological Institute. 16: S193–S202. doi:10.1111/j.1467-9655.2010.01617.x. hdl:11858/00-001M-0000-0012-9B72-7. JSTOR 40606072. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-26. Diakses tanggal 2023-04-16.
- Colman, Andrew M. (1 Januari 2009a). "declarative knowledge". A Dictionary of Psychology (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-953406-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Maret 2023. Diakses tanggal 16 April 2023.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Colman, Andrew M. (1 Januari 2009b). "non-declarative knowledge". A Dictionary of Psychology (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-953406-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Maret 2023. Diakses tanggal 16 April 2023.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Cornelis, Gustaaf C.; Smets, Sonja; Bendegem, Jean-Paul van (11 November 2013). Metadebates on Science: The Blue Book of "Einstein Meets Magritte" (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 37. ISBN 978-94-017-2245-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Craig, Edward, ed. (1996). "Knowledge, defeasibility theory of". Routledge Encyclopedia of Philosophy. Routledge. ISBN 9780415073103. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-31. Diakses tanggal 2023-04-16.
- Crumley, Jack S. (30 Juli 2009). An Introduction to Epistemology – Second Edition (dalam bahasa Inggris). Broadview Press. hlm. 117. ISBN 978-1-4604-0116-3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Degenhardt, M. A. B. (13 Agustus 2019). Education and the Value of Knowledge (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 1-6. ISBN 978-1-000-62799-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Dempsey, John V. (1993). Interactive Instruction and Feedback (dalam bahasa Inggris). Educational Technology. hlm. 80–81. ISBN 978-0-87778-260-5.
- Dunlap, Linda L. (2004). What All Children Need: Theory and Application (dalam bahasa Inggris). University Press of America. hlm. 144–145. ISBN 978-0-7618-2925-6.
- Earley, P. Christopher; Ang, Soon (2003). Cultural Intelligence: Individual Interactions Across Cultures (dalam bahasa Inggris). Stanford University Press. hlm. 109. ISBN 978-0-8047-4312-9.
- Evans, Ian; Smith, Nicholas D. (25 April 2013). Knowledge (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 32–33. ISBN 978-0-7456-6141-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Farkas, Katalin (Februari 2015). "Belief May Not Be a Necessary Condition for Knowledge". Erkenntnis. 80 (1): 185–200. doi:10.1007/s10670-014-9620-2. hdl:20.500.14018/10539. S2CID 254470269.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Finlay, Janet (29 Oktober 2020). An Introduction To Artificial Intelligence (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 13. ISBN 978-1-000-15403-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Fischer, Frank (4 Juni 2019). Politics, Values, And Public Policy: The Problem Of Methodology (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 66. ISBN 978-1-000-30762-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Flick, Uwe (10 Desember 2013). The SAGE Handbook of Qualitative Data Analysis (dalam bahasa Inggris). SAGE. hlm. 123. ISBN 9781446296691.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Foshay, Wellesley R.; Silber, Kenneth H. (19 November 2009). Handbook of Improving Performance in the Workplace, Instructional Design and Training Delivery (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 14–15. ISBN 978-0-470-52506-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Foxall, Gordon (16 Oktober 2017). Context and Cognition in Consumer Psychology: How Perception and Emotion Guide Action (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 75. ISBN 978-1-317-67738-3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Freitas, Sara de; Jameson, Jill (5 April 2012). The e-Learning Reader (dalam bahasa Inggris). Bloomsbury Publishing. hlm. 189. ISBN 978-1-4411-7679-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Gardiner, J. M. (29 September 2001). "Episodic memory and autonoetic consciousness: a first-person approach". Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Series B, Biological Sciences. 356 (1413): 1351–1361. doi:10.1098/rstb.2001.0955. ISSN 0962-8436. PMC 1088519. PMID 11571027.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Gaskins, Irene West (3 Mei 2005). Success with Struggling Readers: The Benchmark School Approach (dalam bahasa Inggris). Guilford Press. hlm. 51. ISBN 978-1-59385-169-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Goldberg, Elkhonon (16 Februari 2006). The Wisdom Paradox: How Your Mind Can Grow Stronger As Your Brain Grows Older (dalam bahasa Inggris). Penguin. hlm. 121–122. ISBN 978-1-4406-2695-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Goldman, Alvin I. (1992). Liaisons: Philosophy Meets the Cognitive and Social Sciences (dalam bahasa Inggris). MIT Press. hlm. 105–106. ISBN 978-0-262-07135-2.
- Green, Christopher R. "Epistemology of Testimony". Internet Encyclopedia of Philosophy. introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Maret 2022. Diakses tanggal 8 Juni 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Gupta, Anil (2021). "Definitions: 1.1 Real and nominal definitions". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Mei 2022. Diakses tanggal 28 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hacker, P. M. S. (1 Juli 2013). The Intellectual Powers: A Study of Human Nature (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 211. ISBN 978-1-118-60906-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hamilton, Christopher (2003). Understanding Philosophy for AS Level (dalam bahasa Inggris). Nelson Thornes. hlm. 23. ISBN 978-0-7487-6560-7.
- HarperCollins staff. "knowledge". The American Heritage Dictionary. HarperCollins. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2022. Diakses tanggal 25 Oktober 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hasan, Ali; Fumerton, Richard (2020). "Knowledge by Acquaintance vs. Description". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Haskell, Robert E. (2001). Transfer of Learning: Cognition and Instruction (dalam bahasa Inggris). Academic Press. hlm. 101-3. ISBN 978-0-12-330595-4.
- Haymes, Brian; Özdalga, Elisabeth (3 Januari 2016). Concept Of The Knowledge Of God (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 26–28. ISBN 978-1-349-19066-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hetherington, Stephen (2022). "Gettier Problems". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Februari 2009. Diakses tanggal 28 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hetherington, Stephen (2023). "Knowledge". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2022. Diakses tanggal 31 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hetherington, Stephen (1 September 2016). Knowledge and the Gettier Problem (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 219. ISBN 978-1-316-75729-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Heydorn, Wendy; Jesudason, Susan (18 Juli 2013). Decoding Theory of Knowledge for the IB Diploma (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 10. ISBN 978-1-107-62842-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Hohwy, Jakob (November 2013). The Predictive Mind (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 245. ISBN 978-0-19-968273-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Holyoak, Keith; Morrison, Robert (2005). The Cambridge Handbook of Thinking and Reasoning. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 371. ISBN 0521824176.
- Ichikawa, Jonathan Jenkins; Steup, Matthias (2018). "The Analysis of Knowledge". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Mei 2022. Diakses tanggal 29 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Jankowski, Natasha A.; Marshall, David W. (11 Januari 2016). Partners in Advancing Student Learning: Degree Qualifications Profile and Tuning: New Directions for Institutional Research, Number 165 (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 70. ISBN 978-1-119-24064-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Kent, Allen; Williams, James G. (18 November 1993). Encyclopedia of Microcomputers: Volume 13 – Optical Disks to Production Scheduling (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 295. ISBN 978-0-8247-2711-6.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Kikoski, Catherine Kano; Kikoski, John F. (2004). The Inquiring Organization: Tacit Knowledge, Conversation, and Knowledge Creation : Skills for 21st-century Organizations (dalam bahasa Inggris). Greenwood Publishing Group. hlm. 62, 65–66. ISBN 978-1-56720-490-2.
- Kirkham, Richard L. (1984). "Does the Gettier Problem Rest on a Mistake?". Mind. XCIII (372): 503, 512–3. doi:10.1093/mind/XCIII.372.501.
- Klauer, Bernd; Manstetten, Reiner; Petersen, Thomas; Schiller, Johannes (1 September 2016). Sustainability and the Art of Long-Term Thinking (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 105–106. ISBN 978-1-134-98618-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Klein, Peter D. (1998). "Knowledge, concept of". Dalam Craig, Edward (ed.). Routledge Encyclopedia of Philosophy. London; New York: Routledge. doi:10.4324/9780415249126-P031-1. ISBN 978-0-415-25069-6. OCLC 38096851. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2022. Diakses tanggal 13 Juni 2022.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Kleinman, Paul (18 September 2013). Philosophy 101: From Plato and Socrates to Ethics and Metaphysics, an Essential Primer on the History of Thought (dalam bahasa Inggris). Simon and Schuster. hlm. 258. ISBN 978-1-4405-6768-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Kornblith, Hilary (2008). "1 Knowledge Needs No Justification". Dalam Smith, Quentin (ed.). Epistemology: New Essays. Oxford University Press. hlm. 5–6. ISBN 9780191718472. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-30. Diakses tanggal 2023-04-16.
- Lalanda, Philippe; McCann, Julie A.; Diaconescu, Ada (13 Mei 2013). Autonomic Computing: Principles, Design and Implementation (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 187–188. ISBN 978-1-4471-5007-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Lee, James (25 Agustus 2017). A Metaphysician's User Guide: The Epistemology of Metaphysics. Syracuse University. hlm. 6–9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Maret 2023. Diakses tanggal 16 April 2023.
{{cite book}}:|work=diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Lehrer, Keith (15 Oktober 2015). "1. The Analysis of Knowledge". Theory of Knowledge (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-1-135-19609-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Leonard, Nick (2021). "Epistemological Problems of Testimony". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 8 Juni 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Leondes, Cornelius T. (26 September 2001). Expert Systems: The Technology of Knowledge Management and Decision Making for the 21st Century (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 804. ISBN 978-0-08-053145-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Leung, Yee (29 November 2019). International Encyclopedia of Human Geography (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 210. ISBN 978-0-08-102296-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Lilley, Simon; Lightfoot, Geoffrey; Amaral, Paulo (2004). Representing Organization: Knowledge, Management, and the Information Age (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 162–163. ISBN 978-0-19-877541-6.
In its more modern forms epistemology has taken the analysis of meaning and the status of claims to knowledge as its quarry. Consequently, writers such as Bertrand Arthur William Russell (also known as the third Earl Russell, 1872–1970), George Edward Moore (1873–1958), and Ludwig Joseph Johann Wittgenstein (1889–1951) have attempted to delineate three kinds of knowledge: 1. Knowledge that, or 'factual knowledge' ... 2. Knowledge how, or 'practical knowledge' ... 3. Knowledge of people, places, and things, or 'knowledge by acquaintance'
- Maedche, Alexander; Brocke, Jan vom; Hevner, Alan (22 Mei 2017). Designing the Digital Transformation: 12th International Conference, DESRIST 2017, Karlsruhe, Germany, May 30 – June 1, 2017, Proceedings (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 403. ISBN 978-3-319-59144-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Magee, Bryan; Popper, Karl R. (1971). "Conversation with Karl Popper". Dalam Magee, Bryan (ed.). Modern British philosophy. New York: St. Martin's Press. hlm. 74–75. ISBN 978-0-19-283047-0. OCLC 314039.
Popper: Putting our ideas into words, or better, writing them down, makes an important difference. ... It is what I call 'knowledge in the objective sense'. Scientific knowledge belongs to it. It is this knowledge which is stored in our libraries rather than our heads. Magee: And you regard the knowledge stored in our libraries as more important than the knowledge stored in our heads. Popper: Much more important, from every point of view
- Martinich, A. P.; Stroll, Ayrum. "Epistemology – Knowledge and certainty". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Rationalism and empiricism. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 April 2023. Diakses tanggal 5 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Merriënboer, Jeroen J. G. van (1997). Training Complex Cognitive Skills: A Four-Component Instructional Design Model for Technical Training (dalam bahasa Inggris). Educational Technology. hlm. 32. ISBN 978-0-87778-298-8.
- Miah, Sajahan (30 Mei 2006). Russell's Theory of Perception (dalam bahasa Inggris). Continuum. hlm. 19–20. ISBN 978-1-84714-284-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Morrison, Robert (18 April 2005). The Cambridge Handbook of Thinking and Reasoning (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 371. ISBN 978-0-521-82417-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Moser, Paul K. "A posteriori". Routledge Encyclopedia of Philosophy (dalam bahasa Inggris). Routledge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 September 2022. Diakses tanggal 18 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Moser, Paul K. (27 Oktober 2005). The Oxford Handbook of Epistemology (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 3. ISBN 978-0-19-020818-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Murphy, P. Karen; Alexander, Patricia A. (7 Oktober 2005). Understanding How Students Learn: A Guide for Instructional Leaders (dalam bahasa Inggris). Corwin Press. hlm. 38–39. ISBN 978-1-4833-6347-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Nguyen, Van Tham; Nguyen, Ngoc Thanh; Tran, Trong Hieu (30 Desember 2022). Knowledge Integration Methods for Probabilistic Knowledge-based Systems (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 33–34. ISBN 978-1-000-80999-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - O’Brien, Daniel. "The Epistemology of Perception". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Mei 2009. Diakses tanggal 25 Oktober 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Olsson, Erik J (Desember 2011). "The Value of Knowledge: The Value of Knowledge". Philosophy Compass. 6 (12): 874–883. doi:10.1111/j.1747-9991.2011.00425.x. S2CID 143034920.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Pavese, Carlotta (2022). "Knowledge How". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Maret 2023. Diakses tanggal 31 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Peels, Rik (2023). Ignorance: A Philosophical Study (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 28. ISBN 978-0-19-765451-4.
- Plantinga, Alvin (27 Januari 2000). Warranted Christian Belief (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 182–183. ISBN 978-0-19-803024-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Plato (2002). Five Dialogues. Indianapolis, IN: Hackett Pub. Co. hlm. 89–90, 97b–98a. ISBN 978-0-87220-633-5.
- Poston, Ted. "Internalism and Externalism in Epistemology". Internet Encyclopedia of Philosophy. introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Maret 2023. Diakses tanggal 30 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Price, Kay M.; Nelson, Karna L. (1 Januari 2013). Planning Effective Instruction: Diversity Responsive Methods and Management (dalam bahasa Inggris). Cengage Learning. hlm. 4. ISBN 978-1-285-49991-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Pritchard, Duncan; Turri, John; Carter, J. Adam (2022). "The Value of Knowledge". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 19 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Pritchard, Duncan (18 Mei 2023). What is this thing called Knowledge? (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. ISBN 978-1-000-87480-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Reber, Arthur S.; Allen, Rhianon (2022). The Cognitive Unconscious: The First Half Century (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 281. ISBN 978-0-19-750157-3.
- Reif, Frederick (2008). Applying Cognitive Science to Education: Thinking and Learning in Scientific and Other Complex Domains (dalam bahasa Inggris). MIT Press. ISBN 978-0-262-18263-8.
- Rhem, Anthony J. (21 November 2005). UML for Developing Knowledge Management Systems (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 42-3. ISBN 978-1-135-48553-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Russell, Bruce (2020). "A Priori Justification and Knowledge". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Agustus 2021. Diakses tanggal 18 September 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Sadegh-Zadeh, Kazem (28 September 2011). Handbook of Analytic Philosophy of Medicine (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 450–1, 470, 475. ISBN 978-94-007-2260-6.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Samaržija, Snježana Prijić (2020). "Epistemic Virtues of Institutions". Dalam Andina, Tiziana; Bojanić, Petar (ed.). Institutions in Action: The Nature and the Role of Institutions in the Real World (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 21–36. ISBN 978-3-030-32618-0.
- Schelling, Birte (2 Mei 2013). Knowledge – Genetic Foundations and Epistemic Coherence (dalam bahasa Inggris). Walter de Gruyter. hlm. 55–56. ISBN 978-3-11-032266-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Scott, Peter; Gallacher, Jim; Parry, Gareth (2017). New Languages and Landscapes of Higher Education (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 97. ISBN 978-0-19-878708-2.
- Seel, Norbert M. (5 Oktober 2011). Encyclopedia of the Sciences of Learning (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 1001. ISBN 978-1-4419-1427-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Smith, Patricia L.; Ragan, Tillman J. (7 Desember 2004). Instructional Design (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 152–154. ISBN 978-0-471-39353-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Soled, Suzanne Wegener (1995). Assessment, Testing, and Evaluation in Teacher Education (dalam bahasa Inggris). Greenwood Publishing Group. hlm. 49. ISBN 978-1-56750-153-7.
- Steup, Matthias; Neta, Ram (2020). "Epistemology". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juli 2020. Diakses tanggal 22 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Stillings, Neil A.; Chase, Christopher H.; Weisler, Steven E.; Feinstein, Mark H.; Rissland, Edwina L. (1995). Cognitive Science: An Introduction (dalam bahasa Inggris). MIT Press. hlm. 370. ISBN 978-0-262-69175-8.
- Strube, G.; Wender, K. F. (1 Oktober 1993). The Cognitive Psychology of Knowledge (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 354. ISBN 978-0-08-086755-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Sudduth, Michael. "Defeaters in Epistemology". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2022. Diakses tanggal 30 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Tokuhama-Espinosa, Tracey (2011). Mind, Brain, and Education Science: A Comprehensive Guide to the New Brain-Based Teaching. New York: W. W. Norton & Company. hlm. 255. ISBN 9780393706079.
- Tolliver, Joseph Thomas (Mei 1989). "Knowledge without truth". Philosophical Studies. 56 (1): 29–51. doi:10.1007/bf00646208. S2CID 170980707.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Truncellito, David A. "Epistemology". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Januari 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Turri, John; Alfano, Mark; Greco, John (2021). "Virtue Epistemology". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. 5. Knowledge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-26. Diakses tanggal 2023-04-16.
- Villoro, Luis (1998). Belief, personal, and propositional knowledge. Amsterdam: Rodopi. ISBN 9042007427.
- Walton, Douglas N. (Januari 2005). "Pragmatic and idealized models of knowledge and ignorance". American Philosophical Quarterly. 42 (1): 59–69 (59, 64). JSTOR 20010182.
It is a pervasive assumption in recent analytical philosophy that knowledge can be defined as a modality representing a rational agent's true and consistent beliefs. Such views are based on rationality assumptions. One is that knowledge can only consist of true propositions. This way of speaking is sharply at odds with the way we speak about knowledge, for example, in computing, where a so-called knowledge base can be a database, that is, a set of data that has been collected and is thought to consist of true propositions, even though, realistically speaking, many of them might later be shown to be false or untenable. ... The pragmatic account of knowledge starts with a knowledge system, meaning a working system with an agent having a database. ... The notion of a search can be a social one, in many instances. A group of agents can be engaged in the search, and some of them can know things that others do not know.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Watson, Jamie Carlin. "Justification, Epistemic". Internet Encyclopedia of Philosophy. Introduction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2023. Diakses tanggal 30 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Woolfolk, Anita; Margetts, Kay (25 Juli 2012). Educational Psychology Australian Edition (dalam bahasa Inggris). Pearson Higher Education AU. hlm. 251. ISBN 978-1-4425-5145-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Woolfolk, Anita E.; Hughes, Malcolm; Walkup, Vivienne (2008). Psychology in Education (dalam bahasa Inggris). Pearson Longman. hlm. 307. ISBN 978-1-4058-3541-1.
- Yamamoto, Sakae (4 Juli 2016). Human Interface and the Management of Information: Information, Design and Interaction: 18th International Conference, HCI International 2016 Toronto, Canada, July 17–22, 2016, Proceedings, Part I (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 61. ISBN 978-3-319-40349-6.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Zagzebski, Linda (1999). "What Is Knowledge?". Dalam Greco, John; Sosa, Ernest (ed.). The Blackwell Guide to Epistemology. Malden, MA: Blackwell. hlm. 92–116. doi:10.1002/9781405164863.ch3. ISBN 978-0-631-20290-5. OCLC 39269507. S2CID 158886670. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2022. Diakses tanggal 12 Juni 2022.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)