Perisai Witham
| Perisai Witham | |
|---|---|
Perisai Witham di British Museum | |
| Jenis | Pelapis depan perisai |
| Kebudayaan | Kebudayaan La Tène |
| Periode | Zaman Besi, sekitar 400–300 SM |
| Bahan | Paduan tembaga dan koral |
| Teknik | Repoussé, ukiran, dan tatahan |
| Panjang | 109,22 cm |
| Lebar | 34,5 cm |
| Tempat penemuan | Sungai Witham dekat Washingborough, Lincolnshire, Inggris |
| Tahun penemuan | 1826 |
| Tempat penyimpanan | British Museum |
| Nomor inventaris | 1872,1213.1 |
| Koordinat | 53°12′29″N 0°32′10″W / 53.208°N 0.536°W |
Perisai Witham adalah sebuah pelapis depan perisai dari Zaman Besi yang dibuat dalam gaya seni La Tène dan ditemukan di Sungai Witham dekat Washingborough, Lincolnshire, Inggris, pada 1826. Benda ini terbuat dari dua lembar paduan tembaga yang diperkuat oleh bagian tengah, tonjolan pusat, dan dua lingkaran ujung. Permukaannya dihiasi ornamen geometris dan bentuk hewan bergaya khas seni La Tène, serta tatahan koral merah. Perisai yang sekarang tersisa sebenarnya bukan keseluruhan perisai, melainkan bagian depan logam yang pada awalnya dipasang pada bagian belakang dari kayu atau kulit. Benda tersebut sekarang menjadi bagian dari koleksi British Museum dengan nomor inventaris 1872,1213.1.[1]
Perisai ini biasanya ditempatkan pada sekitar abad ke-4 SM, meskipun sejumlah sumber memberikan penanggalan yang sedikit berbeda berdasarkan kajian tipologi dan konteks penemuannya. British Museum memberikan rentang sekitar 400–300 SM. Benda tersebut merupakan salah satu contoh paling rumit dari seni logam La Tène di Britania dan menjadi bukti hubungan antara tradisi seni lokal dengan perkembangan seni Keltik di Eropa Barat.[1]
Penemuan
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham ditemukan pada 1826 di dasar Sungai Witham dalam kawasan antara Lincoln dan Washingborough. Pada saat itu sungai sedang mengalami pekerjaan pengerukan dan perbaikan sehingga benda-benda arkeologis yang sebelumnya terendap di dasar sungai mulai muncul ke permukaan. Catatan mengenai penemuan tersebut menunjukkan bahwa benda itu kemudian berada dalam kepemilikan Humphrey Waldo Sibthorp, rektor Washingborough.[2]
Lokasi tepat penemuannya tidak dapat ditentukan dengan kepastian mutlak. Penelitian terhadap catatan abad ke-19 menunjukkan beberapa bagian Sungai Witham yang mungkin berkaitan dengan lokasi penemuan. Salah satu kemungkinan berada dekat kawasan yang kemudian dikenal sebagai Fiskerton Causeway, sebuah jalur kayu Zaman Besi yang menghasilkan banyak benda arkeologis. Karena itu, para peneliti mempertimbangkan kemungkinan adanya hubungan antara Perisai Witham dan praktik penyimpanan benda di lingkungan sungai tersebut, meskipun hubungan langsung belum dapat dibuktikan.[3]
Setelah penemuan, perisai tersebut berpindah ke koleksi Samuel Rush Meyrick, seorang kolektor senjata dan perlengkapan militer. Setelah Meyrick meninggal, benda tersebut kemudian diperoleh Augustus Wollaston Franks, seorang ahli barang antik yang bekerja untuk British Museum. Franks menyerahkan Perisai Witham kepada British Museum pada 1872.[1]
Bentuk
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham memiliki panjang sekitar 109,22 sentimeter dan lebar 34,5 sentimeter. Bentuknya memanjang dengan bagian tengah yang diperkuat oleh sebuah punggung atau tonjolan memanjang. Pada kedua ujung terdapat lingkaran dekoratif, sedangkan bagian tengahnya ditempati oleh sebuah tonjolan besar yang berfungsi sebagai pusat komposisi sekaligus kemungkinan berkaitan dengan mekanisme pegangan perisai.[1]
Tubuh perisai terdiri atas dua lembar logam yang disatukan menggunakan bagian pengikat berbentuk huruf U di sepanjang tepinya. Paku keling digunakan untuk memasang punggung tengah dan lingkaran ujung. Panjang bagian paku keling yang menonjol dari sisi belakang menunjukkan bahwa pada awalnya terdapat lapisan kayu atau kulit dengan ketebalan sekitar 6 milimeter di belakang pelapis logam tersebut.[1]
Dengan demikian, benda yang sekarang berada di British Museum tidak boleh dianggap sebagai perisai logam utuh. Bagian belakang yang terbuat dari bahan organik telah membusuk setelah berada di lingkungan basah selama berabad-abad. Bagian logam yang tersisa merupakan pelapis dekoratif yang sebelumnya menjadi bagian dari perisai komposit.[1]
Hiasan
[sunting | sunting sumber]Permukaan Perisai Witham dihiasi dengan pola yang sangat rumit. Bagian tengah dan lingkaran ujung memperlihatkan kombinasi garis bergelombang, bentuk seperti cangkang siput, roset, kepala hewan, dan pola sulur. Hiasan tersebut dibuat melalui teknik repoussé, pengukiran, dan tatahan. Perpaduan berbagai teknik menghasilkan permukaan yang memiliki relief dan tekstur berbeda-beda.[1]
Bagian tonjolan tengah merupakan salah satu unsur paling rumit. Hiasannya terdiri atas dua kelompok pola yang ditempatkan di kedua sisi sumbu diagonal. Di antara beberapa unsur dekoratif terdapat roset dan keping koral merah. Bagian tengah tonjolan juga memiliki lingkaran kecil yang dihiasi tiga potongan koral yang dipasang menggunakan pin halus.[1]
Koral merupakan bahan impor yang menunjukkan hubungan perdagangan antara Britania dan kawasan lain di Eropa. Koral merah dari wilayah Mediterania digunakan dalam sejumlah benda seni Zaman Besi, tetapi penggunaannya pada Perisai Witham sangat menonjol karena ditempatkan di bagian pusat dekorasi. Warna merahnya kemungkinan sengaja digunakan untuk menciptakan kontras dengan permukaan logam.[4]
Gambaran babi hutan
[sunting | sunting sumber]Salah satu ciri paling menarik dari Perisai Witham adalah jejak bentuk babi hutan pada permukaan depannya. Bentuk tersebut sekarang hampir tidak terlihat karena bahan yang membentuknya telah hilang, tetapi perbedaan warna pada permukaan logam dan sejumlah lubang kecil menunjukkan bahwa dahulu terdapat gambar babi hutan yang dipasang pada bagian depan perisai.[1]
Babi hutan merupakan salah satu motif hewan yang dikenal dalam seni Zaman Besi Eropa. Hewan tersebut sering muncul pada perlengkapan militer dan benda ritual. Pada Perisai Witham, gambar babi hutan kemungkinan dibuat dari kulit atau bahan organik lain yang kemudian dipasang pada permukaan logam menggunakan pin. Bahan tersebut akhirnya membusuk, meninggalkan jejak pada logam.[1]
Keberadaan motif tersebut juga memperlihatkan bahwa dekorasi perisai kemungkinan tidak hanya menggunakan teknik pengerjaan logam. Pengrajin menggabungkan pelapis logam, bahan organik, koral, dan tatahan untuk menciptakan satu benda dengan tampilan yang kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa pembuatan perlengkapan elit pada Zaman Besi membutuhkan keahlian dari berbagai bidang kerajinan.
Seni La Tène
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham merupakan salah satu contoh utama seni La Tène di Britania. Gaya La Tène berkembang di Eropa Tengah sekitar pertengahan milenium pertama SM dan kemudian menyebar ke berbagai wilayah Eropa Barat. Ciri utamanya adalah penggunaan pola lengkung, sulur, bentuk spiral, simetri, serta penggambaran hewan yang telah distilisasi.[1]
Pada Perisai Witham, bentuk hewan tidak digambarkan secara realistis. Kepala-kepala hewan pada bagian dekorasi justru dibentuk melalui kombinasi garis, tonjolan, dan pola geometris. Mata digambarkan sebagai lingkaran atau tonjolan, sementara bagian moncong dibuat memanjang mengikuti sumbu dekorasi. Cara penggambaran tersebut merupakan karakteristik penting seni La Tène.[1]
Para pengrajin Britania mengembangkan gaya La Tène sesuai dengan tradisi lokal. Karena itu, Perisai Witham tidak hanya merupakan tiruan benda dari Eropa daratan. Komposisi dan teknik pengerjaannya memperlihatkan bagaimana gaya tersebut diadaptasi oleh pengrajin di Britania dan dipadukan dengan kebiasaan dekoratif setempat.
Fungsi
[sunting | sunting sumber]Fungsi utama benda tersebut adalah sebagai pelapis depan sebuah perisai. Namun, tingkat kerumitan dekorasinya membuat para arkeolog mempertanyakan apakah perisai tersebut benar-benar dibuat untuk digunakan dalam pertempuran. Pelapis logam yang sangat tipis dan dekorasi yang rumit akan membuat perisai lebih sulit digunakan sebagai perlengkapan tempur biasa.[5]
Perisai semacam itu kemungkinan memiliki fungsi simbolis dan seremonial selain fungsi pertahanan. Perlengkapan militer yang dihias secara mewah dapat digunakan untuk menunjukkan status pemiliknya, terutama dalam masyarakat yang menggunakan benda-benda berharga sebagai penanda identitas dan kekuasaan.
Keberadaan dekorasi koral dan gambar babi hutan juga memperkuat kemungkinan bahwa benda tersebut memiliki makna simbolis. Namun, tidak terdapat sumber tertulis dari masyarakat pembuat perisai yang dapat menjelaskan secara pasti makna masing-masing motif. Oleh sebab itu, hubungan antara dekorasi dan kepercayaan masyarakat Zaman Besi tetap menjadi persoalan interpretasi arkeologis.
Konteks Sungai Witham
[sunting | sunting sumber]Penemuan Perisai Witham di sungai menjadi salah satu alasan mengapa benda tersebut sering dibandingkan dengan beberapa perlengkapan Zaman Besi lain yang juga ditemukan di lingkungan perairan. Perisai Battersea dan Perisai Chertsey, misalnya, juga ditemukan di sungai dan memiliki dekorasi logam yang rumit.[1]
Lingkungan sungai dan lahan basah diketahui menghasilkan banyak temuan benda Zaman Besi yang tampaknya sengaja ditempatkan di dalam air. Beberapa peneliti menganggap praktik tersebut berkaitan dengan persembahan atau aktivitas ritual. Dalam kasus Perisai Witham, kemungkinan tersebut tidak dapat dibuktikan secara langsung karena konteks penemuannya pada abad ke-19 tidak terdokumentasi dengan standar arkeologi modern.[6]
Kawasan sekitar Fiskerton kemudian menghasilkan bukti tambahan mengenai aktivitas Zaman Besi. Penggalian modern menemukan sebuah jalur kayu atau causeway yang dibangun dan diperbaiki selama beberapa generasi, serta berbagai senjata, alat, dan benda lain. Sebagian artefak tersebut juga tampaknya sengaja ditempatkan atau dirusak sebelum dikuburkan. Temuan ini memberikan konteks yang lebih luas bagi kemungkinan praktik deposisi benda di lingkungan Sungai Witham.[7]
Hubungan dengan perisai Zaman Besi lainnya
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham memiliki kemiripan dengan Perisai Battersea dan Perisai Chertsey dalam penggunaan lembaran logam sebagai pelapis dekoratif. Ketiga benda tersebut juga berasal dari lingkungan sungai dan dibuat pada periode ketika seni La Tène berkembang di Britania.[1]
Namun, masing-masing benda memiliki karakteristik berbeda. Perisai Witham memiliki punggung tengah yang sangat menonjol, dua lingkaran ujung, dan dekorasi koral yang rumit. Perisai Battersea lebih dikenal melalui tatahan kaca merah dan susunan dekorasi geometrisnya, sedangkan Perisai Chertsey memiliki rancangan yang berbeda dalam bentuk dan komposisi ornamen.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pengrajin Zaman Besi memiliki pengetahuan yang sama mengenai gaya dekoratif La Tène, tetapi tidak menghasilkan benda yang identik. Setiap pusat produksi kemungkinan mengembangkan variasi lokal berdasarkan bahan, teknologi, dan kebutuhan sosial masyarakat yang dilayaninya.
Koleksi British Museum
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham diberikan kepada British Museum pada 1872 oleh Augustus Wollaston Franks. Benda tersebut sekarang dipamerkan di Room 50, yang membahas Britania dan Eropa pada periode sekitar 800 SM hingga 43 M.[1]
Sebelum menjadi bagian dari koleksi British Museum, perisai tersebut merupakan milik beberapa kolektor. Samuel Rush Meyrick merupakan salah satu pemilik penting dalam sejarah koleksinya. Setelah melalui kepemilikan pribadi, benda tersebut akhirnya masuk ke museum melalui Franks, yang dikenal sebagai salah satu penyumbang benda arkeologi terbesar kepada British Museum.[1]
Perisai tersebut juga pernah dipinjamkan untuk berbagai pameran. Pada 2013 benda ini ditampilkan di Lincoln, dan pada 2015–2016 menjadi bagian dari pameran Celts: Art and Identity di British Museum. Pada 2016 perisai tersebut juga dipamerkan di National Museum of Scotland di Edinburgh.[1]
Pada 2020-an, Perisai Witham kembali menjadi perhatian di Lincolnshire melalui pameran pinjaman khusus. Lincoln Museum menyebutnya sebagai salah satu karya seni Zaman Besi paling penting dalam koleksi British Museum dan menampilkan benda tersebut kembali di wilayah tempat ia ditemukan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 150 tahun.[8]
Arti penting
[sunting | sunting sumber]Perisai Witham merupakan salah satu artefak terpenting untuk memahami perkembangan seni logam Zaman Besi di Britania. Ukurannya yang besar, kualitas pengerjaan, penggunaan koral impor, dan dekorasi bergaya La Tène menunjukkan bahwa masyarakat Britania pada masa tersebut memiliki jaringan perdagangan dan kemampuan teknologi yang cukup maju.
Benda ini juga menunjukkan bahwa perlengkapan militer dapat berfungsi sebagai media ekspresi sosial. Walaupun secara teknis merupakan bagian dari perisai, kerumitan dekorasinya kemungkinan membuatnya lebih sesuai sebagai perlengkapan prestise atau seremonial daripada perisai yang digunakan dalam pertempuran sehari-hari.
Konteks penemuan di Sungai Witham menempatkannya dalam kelompok artefak Zaman Besi yang mungkin sengaja ditempatkan di lingkungan perairan. Walaupun maksud asli deposisinya tidak dapat dipastikan, keberadaan berbagai benda Zaman Besi lain di kawasan Witham dan Fiskerton memperlihatkan bahwa sungai tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat setempat.
Perisai Witham pada akhirnya menjadi bukti mengenai pertemuan antara tradisi lokal Britania dan gaya seni La Tène yang berkembang lebih luas di Eropa. Melalui bentuk, teknik, bahan, dan konteks penemuannya, benda ini memberikan gambaran mengenai teknologi, perdagangan, status sosial, serta kemungkinan praktik ritual masyarakat Zaman Besi di Britania.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 British Museum, The Witham Shield, objek 1872,1213.1, koleksi Britain, Europe and Prehistory. https://www.britishmuseum.org/collection/object/H_1872-1213-1
- ↑ R. C. Wheeler, The Finding of the Witham Shield, Society for Lincolnshire History and Archaeology, 2014. https://slha.org.uk/publication/no-49-2014
- ↑ R. C. Wheeler, The Finding of the Witham Shield, Society for Lincolnshire History and Archaeology, 2014.
- ↑ Google Arts & Culture, The Witham Shield, British Museum, koleksi seni Eropa kuno. https://artsandculture.google.com/asset/the-witham-shield/iwHkBC35l--IXQ
- ↑ Society for Lincolnshire History and Archaeology, Lincoln, Iron Age (Witham) Shield, katalog koleksi sejarah Lincolnshire. https://slha.org.uk/catalogue_item/lincoln-iron-agenbspwitham-shield
- ↑ R. C. Wheeler, The Finding of the Witham Shield, Society for Lincolnshire History and Archaeology, 2014.
- ↑ Lincolnshire Life, Fiskerton history, 2020. https://www.lincolnshirelife.co.uk/heritage/fiskerton-history/
- ↑ Lincoln Museum, The Witham Shield: A Spotlight Loan from the British Museum. https://www.lincolnmuseum.com/exhibitions-and-events/view/the-witham-shield-a-spotlight-loan-from-the-british-museum