Lompat ke isi

Escuela Nueva

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Escuela Nueva (bahasa Spanyol untuk "sekolah baru") adalah model pendidikan yang menekankan pemahaman daripada hafalan dan pengembangan keterampilan interpersonal. Model ini berasal dari Kolombia.[1]

Di sekolah Escuela Nueva, siswa belajar secara mandiri, sesuai dengan kecepatan masing-masing. Biasanya, sekitar enam siswa bekerja di meja yang menghadap satu sama lain, bukan menghadap guru. Sebagian besar pembelajaran terjadi melalui diskusi antar siswa dan melalui pekerjaan mandiri yang dipandu, di mana siswa yang telah menguasai suatu mata pelajaran membantu mereka yang masih belajar. Guru memberikan saran dan bimbingan sesuai kebutuhan.

Escuela Nueva didirikan pada pertengahan 1970-an oleh Vicky Colbert,[2] bersama Beryl Levinger dan Oscar Mogollón sebagai pendiri bersama. Keluarga Colbert memiliki keterlibatan yang kuat dalam pendidikan. Ibunya mendirikan perguruan tinggi pelatihan guru di Kolombia, dan kakeknya pernah menjabat sebagai menteri pendidikan Kolombia.[1] Colbert menghabiskan 40 tahun untuk menyebarkan model pendidikan ini. Saat ini, sistem ini digunakan di sekitar 20.000 sekolah pinggiran di Kolombia dan 19 negara di seluruh dunia.

Sistem ini dikembangkan untuk sekolah-sekolah pinggiran di Kolombia karena mereka menghadapi kondisi khusus. Di komunitas kecil, sekolah dengan satu ruangan mungkin memiliki siswa dari berbagai tingkatan kelas. Siswa sering kali putus sekolah selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk membantu di pertanian keluarga dan kesulitan mengejar ketinggalan. Siswa mengikuti ujian ketika mereka merasa siap.

Siswa memiliki buku panduan untuk mata pelajaran seperti matematika, bahasa, sains, dan ilmu sosial. Buku panduan ini berfungsi sebagai buku teks yang juga mencakup aktivitas yang dapat dilakukan siswa di dalam atau di luar sekolah sebagai pelengkap buku.[3] Misalnya, buku panduan belajar mungkin menjelaskan vaksin, lalu "menginstruksikan seorang anak untuk pulang dan memeriksa apakah adik perempuannya telah mendapatkan semua vaksinnya, atau pergi bersama ayahnya untuk memastikan tangki air tertutup agar serangga tidak masuk."[4]

Siswa secara aktif berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terkait pendidikan mereka. David L. Kirp, penulis beberapa buku tentang pendidikan, melaporkan bahwa "dewan siswa merencanakan dengan cermat hari khusus untuk mempromosikan perdamaian; mengoperasikan stasiun radio; dan mengubah ruang kelas kosong menjadi ruang tenang untuk membaca dan beristirahat. Saya berada di sana pada Halloween lalu, ketika siswa mengadakan kontes kostum untuk hewan peliharaan mereka."[2]

Pelatihan guru merupakan elemen kritis ketiga. Guru Escuela Nueva biasanya harus beroperasi dengan cara yang sangat berbeda dari apa yang mereka alami saat kecil, memberikan dukungan bagi pembelajar mandiri daripada menjadi sumber informasi utama. Guru mengikuti tiga lokakarya selama seminggu setiap tahun dan mengunjungi Escuela Nueva lain untuk melihat sistem tersebut beroperasi.[3]

Pengakuan

[sunting | sunting sumber]

Seperti yang dicatat Kirp dalam ceritanya, "Escuela Nueva hampir tidak dikenal di Amerika Serikat," di mana fokus lebih sering pada pengenalan teknologi di sekolah. Namun, secara internasional, program ini telah menerima pujian luas. Laporan UNESCO pada 1990-an menyimpulkan bahwa berkat Escuela Nueva, Kolombia adalah satu-satunya negara di Amerika Selatan di mana sekolah pinggiran miskin memberikan pendidikan yang lebih baik daripada sekolah kota.[4]

Colbert menerima berbagai penghargaan dan pengakuan, termasuk Wise Prize for Education, Clinton Global Citizenship Award pertama, Henry R. Kravis Prize in Leadership, serta penghargaan dari Skoll Foundation dan Ashoka.[5]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Sara Hamdan (November 11, 2013). "Children Thrive in Rural Colombia's Flexible Schools". New York Times. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "Hamdan" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  2. 1 2 David L. Kirp (February 28, 2015). "Make School a Democracy". New York Times. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "Kirp" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  3. 1 2 Asbel Lopez (June 1999). "Colombia Exports Its 'New School' Blueprint". Unesco Courier. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "Lopez" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  4. 1 2 Anya Kamenetz, Steve Drummond, and Sami Yenigun (June 9, 2016). "The One-Room Schoolhouse That's A Model For The World". NPR Morning Edition. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "NPR" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  5. Emily Gustafsson-Wright and Eileen McGivney (September 8, 2001). "Fundación Escuela Nueva: Changing the Way Children Learn from Colombia to Southeast Asia". Brookings Institution blog.