Lompat ke isi

Muhammad setelah Pembebasan Makkah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Muhammad, Nabi umat Islam, setelah Pembukaan Makkah (Pembebasan Mekah) pada 8 H atau 629 M, selanjutnya mempersiapkan diri merespon dari Bani Hawazin dan Bani Tsaqif yang bersiap melakukan perlawanan terhadap muslimin di Thaif pimpinan Malik bin Auf.[1] Maka Muhammad menggalang pasukan bersama para muallaf Mekah menuju Thaif dengan kekuatan 12.000 pasukan yang terjadi pada 630 M sehingga terjadi Pertempuran Hunain yang dimenangkan muslimin.[2]

Selanjutnya Muhammad melakukan Umrah dari arah Ji'ronah,[1] dan setelahnya kembali ke Madinah untuk melakukan konsolidasi dan dakwah berikutnya. Banyak dari kabilah di jazirah yang mengirimkan utusannya kepada Muhammad untuk masuk Islam.[2] Beberapa bulan kemudian Muhammad melakukan Ekspedisi Tabuk untuk menjawab isu serangan dari pasukan Romawi dari utara, Syam dengan membawa 30.000 pasukan muslimin.[2]

  1. 1 2 Tabhari, Imam (2012). Terjemah Tarikh ath-Thabari. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-8439-68-8
  2. 1 2 3 Al-Mubarakfuri, Shafiyyurrahman (2012). Sirah Nabawiyah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. ISBN 978-602-98968-3-1