Lompat ke isi

Pendidikan masyarakat adat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Image
Butet Manurung, seorang pengajar anak-anak rimba di Sumatra.

Pendidikan masyarakat adat adalah sistem pendidikan yang menitikberatkan pengajaran pengetahuan, nilai, metode, dan materi khas masyarakat adat, baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. Penerapan dan pengakuan yang semakin luas terhadap pendekatan pendidikan adat merupakan upaya untuk menanggapi berkurangnya pengetahuan tradisional akibat pengaruh kolonialisme, globalisasi, dan modernitas.[1] Bidang ini juga mencakup pembelajaran tentang sejarah, kebudayaan, serta bahasa masyarakat adat.

Hak masyarakat adat untuk memperoleh pendidikan diatur dalam Pasal 14 Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak-Hak Masyarakat Adat.[2] Pasal ini menegaskan tanggung jawab negara untuk memastikan masyarakat adat, terutama anak-anak, mendapatkan akses pendidikan yang layak.[3] Selain itu, jika memungkinkan, pendidikan tersebut perlu diselenggarakan sesuai dengan kebudayaan mereka sendiri dan menggunakan bahasa asli mereka.

Kesenjangan pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Meskipun sebagian masyarakat adat telah menyadari peran pendidikan sebagai alat penting untuk memperbaiki dan mengembangkan ekonomi, sosial, dan budaya mereka, beberapa sistem dan kurikulum pendidikan belum sepenuhnya mengakomodasi cara belajar dan pengetahuan khas masyarakat adat, sehingga memperlebar kesenjangan pendidikan. Bahkan, di beberapa sekolah, anak-anak adat diajarkan untuk berasimilasi agar dapat menyesuaikan diri dengan norma masyarakat umum, yang justru mengikis identitas budaya mereka. Faktor lain yang turut memperlebar kesenjangan pendidikan dalam masyarakat adat adalah kerentanan sosial ekonomi, termasuk keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, pekerjaan, dan perumahan yang layak.[4][5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. May, S.; Aikman, S. (2003). "Indigenous Education: Addressing Current Issues and Developments". Comparative Education. 39 (2): 139–145. doi:10.1080/03050060302549. S2CID 145806981.
  2. "Indigenous Peoples' right to education – a transformative force for empowerment". OHCHR. Diakses tanggal 2023-04-22.
  3. "United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples". United Nations. Retrieved 8 April 2012.
  4. Champagne, Duane (2009). Contemporary Education. New York: United Nations: State of the world's indigenous peoples. hlm. 130–154.
  5. Riddle, Stewart; Fogarty, Bill (11 February 2015). Hansen, Alexandra (ed.). "Closing the Gap in education report card: Needs improvement". doi:10.64628/AA.q9c4qehfs.