

Lompat ke:
Bisnis model canvas adalah alat manajemen strategis yang membantu perusahaan memvisualisasikan model bisnis baru atau yang sudah ada dan sedang dikembangkan. Template satu halaman ini memungkinkan Anda memeriksa faktor eksternal dan internal yang bisa menentukan keberhasilan atau kegagalan bisnis Anda, seperti infrastruktur yang menjalankan bisnis, nilai yang ditawarkan, pelanggan yang dilayani, dan keuangan yang menjaga agar bisnis Anda tetap berjalan serta berkembang.
Template kami menampilkan diagram yang bersih, ramping, dan mudah digunakan. Satu hal yang Anda butuhkan hanyalah 9 elemen bisnis model kanvas dan kesiapan Anda untuk melakukannya. Alat seperti Canva(terbuka di tab atau jendela baru) dapat membantu Anda memulai dengan contoh bisnis model kanvas gratis serta membawa Anda dan tim ke sesi brainstorming.
Contoh bisnis model kanvas yang dapat Anda buat dengan Papan Tulis Canva.
Ide bisnis datang dan pergi, baik itu baru atau sudah mapan. Namun, ide yang bertahan adalah ide dengan model bisnis yang solid. Keberadaan bisnis model canvas mampu memberikan pandangan yang lebih jelas tentang elemen-elemen yang bernilai penting bagi bisnis.
Bisnis model canvas mempersiapkan Anda untuk sukses dengan memungkinkan Anda merencanakan strategi, menguji bagian-bagian yang bergerak dalam cara Anda beroperasi dan meraih keuntungan sebagai perusahaan, serta memanfaatkan peluang yang ada.
Uji ide bisnis baru atau yang sudah ada dengan membuat bisnis model canvas. Lihat bagaimana kinerjanya dalam lanskap pasar yang kompetitif, lalu bentuk model bisnis Anda menjadi sesuatu yang akan terus berkembang.
Model bisnis menggambarkan bagaimana Anda berniat menciptakan nilai atau menghasilkan keuntungan dari produk dan layanan Anda. Saat membangun model bisnis, Anda perlu:
Anda mungkin akan menganggap model bisnis sama dengan elemen lain dalam hal menjalankan perusahaan, padahal tidak demikian. Sebenarnya, memiliki bisnis model kanvas dapat menjadi modal sempurna untuk menuntaskan kesepakatan. Ingat:
Seiring dengan industri yang menyambut berbagai cara berbisnis yang semakin terjangkau, kita melihat semakin banyak perusahaan yang mengadopsi ragam model bisnis untuk produk dan layanan yang berbeda. Itu bisa berarti lebih banyak peluang untuk sukses, tetapi juga bisa menandakan pasar yang lebih kompetitif di mana memiliki ide bisnis saja tidak cukup. Seseorang perlu memiliki model bisnis berkelanjutan dan layak yang dapat berjalan dengan baik serta potensial.
Beberapa model bisnis yang paling umum saat ini, meliputi:
Jenis lain mungkin termasuk e-commerce, afiliasi, waralaba, pialang, marketplace, bundling, dan masih banyak lagi.
Mendesain bisnis model canvas dapat dilakukan dengan mudah dan secara langsung, terutama lewat template standar yang sudah banyak tersedia secara online. Namun, inti dari membuat bisnis model canvas terletak pada konten.
Yang Anda perlukan adalah ide dan model bisnis yang dapat dibedah serta dianalisis. Saat mengisi setiap segmen template secara strategis, Anda harus mampu mengungkap bagaimana bisnis Anda akan beroperasi, menciptakan nilai, dan tetap relevan di pasar yang terus berubah.
Sepanjang sumber daya ini, kita akan mempelajari model bisnis Canvas Osterwalder & Pigneur secara mendalam. Jenis bisnis model canvas yang umum digunakan ini diperkenalkan oleh Alex Osterwalder dan Yves Pigneur pada tahun 2005. Seperti yang telah diketahui, kerangka kerja strategis ini dirancang untuk menguraikan 9 elemen bisnis model canvas Anda secara visual. Ia memperhitungkan empat kategori utama:
Bisnis model canvas tradisional.
Bisnis model canvas Staehler
Bisnis model canvas versi paling awal ini diperkenalkan oleh Peter Staehler. Dibandingkan model kanvas Osterwalder yang lebih baru, fokus Staehler terpusat pada nilai yang dapat ditawarkan oleh sebuah bisnis dan bagaimana bisnis tersebut menyampaikan nilainya kepada target audiens.
Anda akan melihat adanya kesamaan dengan bisnis model canvas yang kini dianggap tradisional, seperti perhatian yang tajam terhadap proposisi nilai, pelanggan, serta keuangan. Namun, beberapa perbedaan penting termasuk:
Kanvas ramping Maurya
Ini adalah adaptasi dari bisnis model canvas Osterwalder dan Pigneur yang diperkenalkan oleh Ash Maurya pada tahun 2010. Tujuannya adalah melayani startup dan pengusaha inovatif secara khusus. Sorotan utamanya adalah masalah apa di pasar yang ingin diselesaikan dengan proposisi nilai unik Anda.
Seperti alat kerangka strategis lainnya, bisnis model canvas bukanlah satu-satunya cara untuk merencanakan bisnis. Perhatikan batasan ini agar dapat memaksimalkan potensi bisnis model canvas Anda.
Bisnis model canvas mungkin terlihat mudah dari luar. Tentu, itu hanya tabel sederhana yang perlu diisi dengan beberapa istilah bisnis dan strategi. Tetapi jika Anda benar-benar berkomitmen dalam mewujudkan nilai bisnis, dokumen satu halaman bernilai sangat penting. Bayangkan betapa banyak kejelasan, kemudahan, dan ragam manfaat lainnya. Pertimbangkan untuk membuat bisnis model canvas saat Anda:
Atur elemen berdasarkan warna dan pisahkan teks dalam kotak untuk memaksimalkan efisiensi bisnis model canvas Anda.
Sangat penting bagi bisnis untuk mengembangkan ide-ide mereka dengan model yang kompetitif dan layak. Baik Anda baru memulai usaha atau sudah menjalankan perusahaan yang mapan dengan beragam produk dan layanan, bisnis model canvas akan membantu Anda menyusun bisnis agar sukses dan memastikan bahwa setiap bagian dari model bisnis Anda berfungsi serta memberikan hasil seperti yang diharapkan.
Memiliki bisnis model canvas membantu melihat segala sesuatu dengan lebih jelas dan terorganisir. Anda dapat melihat lebih dalam ke setiap elemen penyusun model bisnis Anda dan menilai potensi kekuatan serta kelemahannya. Kemudian, Anda dapat membuat strategi tentang cara memaksimalkan peluang serta mengurangi ancaman, baik internal maupun eksternal.
Model bisnis cenderung gagal ketika tidak mampu mengikuti perkembangan zaman. Maka dari itu, bisnis model canvas dapat membuka banyak hambatan seperti mengidentifikasi pengeluaran, mengembangkan strategi pendapatan yang lebih baik, memastikan infrastruktur berjalan lancar, dan memasarkan ke pelanggan yang tepat. Tanyakan pada diri Anda, apakah sesuatu yang telah Anda tambahkan ke bisnis model canvas Anda dapat diukur, layak secara finansial, dan kompetitif? Pertanyaan ini penting agar Anda dapat menilai serta merenungkan usaha yang sedang dijalankan, lantas menyimpulkan cara paling tepat untuk memperbaiki model bisnis Anda.
Memikirkan model bisnis yang sesuai harus berjalan seiring konseptualisasi dan perencanaan untuk produk atau layanan. Sejak tahap pengumpulan ide, buatlah bisnis model canvas untuk menilai potensi model bisnisnya dan uji dengan skenario yang ketat berdasarkan data, tren, serta faktor yang terjadi di dunia nyata. Hal itu dapat membantu mengantisipasi potensi ancaman dan memanfaatkan peluang untuk keuntungan produk baru Anda.
Bisnis model canvas Anda dapat menyampaikan visi yang sama kepada tim tentang bagaimana menjalankan bisnis. Kanvas sederhana ini mudah dipahami dan sebagian besar menangkap elemen model bisnis Anda. Ini tentu merupakan latihan yang baik bagi tim untuk meninjau proposisi nilai perusahaan, mengkontekstualisasikan setiap keputusan keuangan, serta mempertimbangkan faktor internal dan eksternal dalam membangun strategi untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan pelanggan.
Membangun model bisnis Anda disertai dengan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Keindahan membuat bisnis model canvas adalah Anda dapat memvisualisasikannya dalam satu halaman, mengatur elemen-elemen yang bergerak dengan pandangan secara keseluruhan, dan merencanakan strategi dengan mempertimbangkan faktor lainnya. Bisnis model canvas Osterwalder dan Pigneur yang umum digunakan memiliki 9 elemen yang perlu dipertimbangkan di dalam template-nya.
Contoh bisnis model canvas Osterwalder dan Pigneur dengan sembilan elemen.
Kanvas Anda dapat dikategorikan menjadi dua. Namun perlu diingat bahwa mereka semua bertemu di tengah: proposisi nilai Anda. Di sebelah kanan, Anda memiliki semua faktor eksternal yang berkaitan dengan pelanggan. Sementara itu, sisi kiri berkaitan dengan faktor internal yang merinci infrastruktur utama Anda untuk beroperasi. Aspek keuangan seperti aliran pendapatan dan struktur biaya memengaruhi setiap sisi kanvas secara terpisah.
Ketika memikirkan bisnis Anda, selain mendapatkan keuntungan, bangunlah visi untuk mengatasi masalah atau kebutuhan tertentu. Proposisi nilai menyoroti hal tersebut. Proposisi nilai tidak berfokus pada ide atau produk, melainkan pada nilai yang diberikan kepada pelanggan melalui produk atau layanan Anda dalam pernyataan yang ringkas.
Setelah memiliki proposisi nilai dalam benak, pikirkan tentang pelanggan yang akan sangat diuntungkan dari promosi atau penawaran Anda. Jelajahi pasar untuk produk atau layanan Anda, lalu evaluasi segmen mana yang dapat dilayani dan menjadi sumber keuntungan. Anda mungkin ingin mempelajari masyarakat secara mendalam dengan membuat persona pelanggan untuk menggali informasi tentang keinginan, kebutuhan, aspirasi, dan aktivitas mereka sehari-hari.
Perlu diingat bahwa pelanggan selalu berkembang, jadi penting untuk memeriksa secara berkala guna memastikan apakah segmen pelanggan Anda masih relevan dengan model bisnis Anda. Pantau segmen-segmen baru dan perkembangan demografi yang dapat Anda manfaatkan.
Apakah segmen pelanggan Anda sudah tergambarkan dengan jelas? Sekarang, saatnya menilai bagaimana produk atau layanan Anda sampai kepada mereka. Pikirkan saluran distribusi potensial yang perlu disiapkan untuk mengirimkan produk atau layanan Anda tanpa hambatan.
Pada tahap perjalanan pelanggan, tujuan akhir bisnis Anda adalah menumbuhkan pelanggan setia yang siap mendukung produk atau layanan Anda. Saat membuat model bisnis, mencari tahu cara dalam mencapai tahap itu merupakan bagian penting dalam membawa nilai buat perusahaan Anda.
Sifat pelanggan yang terus berkembang, membuka hubungan Anda dengan mereka terhadap tantangan. Anda harus selalu mencari cara baru untuk terus menarik minat mereka. Selalu waspada dalam hal memberikan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi.
Setelah memahami semua faktor eksternal yang berkaitan dengan pelanggan, Anda akan berada di jalur yang tepat untuk mengidentifikasi model pendapatan yang sesuai guna membantu perusahaan meraih keuntungan.
Salah satu faktor internal yang perlu dipertimbangkan adalah sumber daya. Apa saja jenis sumber daya yang Anda miliki untuk menjalankan bisnis dan memastikan prosesnya berjalan lancar? Identifikasi aset penting dan esensial dari bisnis Anda.
Identifikasi sumber daya manusia dan grup yang membantu Anda menjalankan bisnis. Hal ini bisa berupa pemasok, kontraktor, atau bahkan usaha patungan dan kemitraan yang akan melibatkan Anda.
Apa tindakan penting yang terlibat dalam menjalankan bisnis Anda? Mulailah dengan mengidentifikasi proses mana yang terlibat dalam produksi produk atau pengiriman layanan.
Evaluasi berapa biaya yang diperlukan untuk semua sumber daya utama, kemitraan, dan kegiatan. Anda juga mungkin ingin mengidentifikasi sumber daya dan kegiatan yang paling mahal. Buat daftar setiap biaya yang dikeluarkan, baik yang jelas maupun yang tidak terlihat. Periksa dokumen keuangan dan akuntansi Anda untuk biaya tetap dan variabel. Kemudian, identifikasi mana yang penting untuk operasi bisnis.
Kunci bisnis model canvas komprehensif adalah memiliki informasi yang tepat serta data akurat untuk mendukung Anda dalam membangun model bisnis. Mendesain akan sangat mudah menggunakan template satu halaman yang tersedia. Anda bahkan dapat mengajak tim untuk berkolaborasi secara real-time dengan alat bantu papan tulis online di Canva. Berikut tujuh langkah untuk memaksimalkan pemetaan bisnis model canvas bersama tim.
Semuanya dimulai dengan sebuah ide. Identifikasi terlebih dahulu masalah atau kebutuhan apa yang ingin Anda tangani dengan bisnis Anda. Pertimbangkan hal ini karena dapat menjadi salah satu keunggulan kompetitif Anda setelah mulai mengembangkan produk atau layanan. Evaluasikan apakah masalah atau kebutuhan tersebut sudah terpenuhi di pasar atau masih ada celah yang dapat Anda isi. Kemudian, kumpulkan sebanyak mungkin data serta informasi pasar.
Ada template standar yang harus diikuti saat memutuskan untuk menggunakan bisnis model canvas Osterwalder. Meski fokusnya ada pada konten itu sendiri, Anda tetap memiliki ruang untuk membuat model satu halaman lebih visual. Temukan contoh bisnis model canvas gratis dari Canva dan tak perlu membuang waktu untuk mendesain dari awal. Jelajahi perpustakaan kami untuk warna yang menyenangkan, font bergaya, dan elemen grafis menarik sesuai merek Anda.
Sorot proposisi nilai Anda terlebih dahulu. Ini akan menjadi pusat bisnis model canvas sekaligus panduan utama Anda dalam menjalankan usaha. Buatlah pernyataan ringkas dari ide bisnis awal dan informasi yang telah dikumpulkan.
Kemudian, lanjutkan ke sisi kanan kanvas Anda untuk mengidentifikasi pelanggan, saluran, hubungan, serta aliran pendapatan yang akan mereka bantu hasilkan.
Pindah ke sisi kiri bisnis model canvas Anda untuk mencantumkan sumber daya, mitra, dan aktivitas utama. Ringkas dengan merinci biaya untuk masing-masing faktor internal utama dalam menjalankan bisnis Anda.
Setelah mengisi semua segmen, mundur selangkah dan lihat model bisnis yang telah dibuat. Hubungkan 9 elemen bisnis model canvas yang telah Anda identifikasi sejauh ini.
Langkah lebih lanjut yang dapat diambil untuk menilai bisnis model canvas Anda saat ini adalah mencari faktor eksternal yang mungkin memengaruhinya. Lapisan pengawasan ekstra dari Strategyzer(terbuka di tab atau jendela baru) ini adalah salah satu cara untuk menguji model bisnis Anda dan mengevaluasi kelayakannya melalui lensa makro.
Tinjau kembali model bisnis Anda, bergantung pada bagaimana model tersebut dapat merespons kekuatan dan faktor eksternal yang telah diidentifikasi dan dikenalkan pada langkah sebelumnya. Cari tahu tanggapan positif dan negatif yang mungkin muncul dari penilaian ini.
Menurut Anda, apakah model bisnis Anda berhasil melewati uji ketahanan? Jika iya, Anda dapat beralih ke penerapan model bisnis yang sebenarnya. Kumpulkan daftar tindakan dari tim Anda dalam sesi brainstorming. Siapkan pula proposal bisnis untuk calon mitra utama dan dorong tim Anda untuk mengatur rencana proyek mereka.
Jika model bisnis Anda tidak lulus uji, jangan ragu untuk kembali ke awal dan perbaiki faktor-faktor yang gagal pada tahap sebelumnya. Ini akan membantu Anda menciptakan model bisnis yang layak dan kompetitif dalam jangka panjang.
Lihat semua elemen dasar bisnis Anda dalam satu papan tulis visual online, kemudian susun strategi langkah selanjutnya dengan mudah. Isi faktor eksternal dan internal yang memengaruhi model bisnis lewat template gratis kami untuk perencanaan bisnis Anda berikutnya.
Sesuaikan template bisnis model canvas secara mudah atau cocokkan dengan merek perusahaan Anda. Tersedia beragam elemen visual yang dapat digunakan, mulai dari font, warna, hingga grafik. Pilih contoh bisnis model canvas di bawah ini untuk memulai desain papan tulis Anda.
Baik sedang mengembangkan ide bisnis baru atau menguji model bisnis yang ada, tangkap setiap faktor atau elemen yang membentuk bisnis model canvas Anda dengan mudah. Cukup ajak tim Anda ke desain Papan Tulis Canva dan mulailah menghasilkan ide-ide yang kuat dan bernilai tinggi. Temukan berbagai elemen grafis, alat bantu yang mudah digunakan, dan fitur ajaib dari perpustakaan kami untuk bisnis model canvas Anda.
Dengan kanvas gratis tanpa batas dan papan tulis tanpa batas, kembangkan ide Anda sepenuhnya dan tetap memiliki ruang.
Dari rencana hingga eksekusi, semuanya ada di sini. Buat catatan, curah pendapat, berkolaborasi, dan banyak lagi di papan tulis yang sama.
Kembangkan ide melalui komentar dan stiker bersama tim Anda. Jaga agar sesi sinkronisasi tetap pada jalurnya dengan pengatur waktu.
Bagikan tautan ke dokumen Anda dan kendalikan akses seluruh anggota tim. Presentasikan langsung dari editor dengan tampilan Presenter.
Hanya dengan satu klik, perluas slide presentasi Anda menjadi papan tulis kolaboratif tanpa batas.
Berikut adalah empat praktik terbaik yang dapat menempatkan pemetaan bisnis model canvas Anda di jalur yang benar.
Perlakukan bisnis model canvas sebagai prototipe cepat untuk ide bisnis Anda. Tujuan Anda adalah mendapatkan model bisnis yang kompetitif di pasar, skalabel, bernilai, dan memiliki infrastruktur yang kokoh untuk menjalankan operasinya. Artinya, Anda perlu menguji bisnis model canvas Anda.
Untuk perusahaan rintisan dalam fase ide, pengujian dapat berupa menimbang berbagai hal melalui serangkaian pertanyaan dan skenario. Tempatkan model Anda dalam situasi yang dapat menantang kelangsungan hidup dan daya saingnya di pasar, industri, serta lingkungan ekonomi makro.
Pembuatan skenario juga dapat digunakan untuk usaha mapan yang ingin menguji model bisnis mereka. Mereka mungkin juga memiliki kemewahan mencoba-coba, melakukan eksperimen di dunia nyata, dan mengukur apakah model bisnis berkembang melalui statistik, data, dan informasi aktual.
Keindahan dari template kanvas model bisnis Anda adalah bahwa, melalui semua uji coba ini, ia tetap sederhana dan mudah untuk dibuat ulang. Desain yang sederhana memudahkan Anda untuk menggunakannya kembali, memindahkan elemen-elemen, menyesuaikan informasi di setiap elemen penyusun, dan menjadikannya siap untuk uji coba berikutnya.
Jangan lewatkan area peluang apakah model bisnis Anda saat ini bertahan atau gagal dalam ujian. Selalu ada ruang untuk belajar, dan bisnis model canvas dapat membantu Anda dalam tujuan itu. Anda hanya perlu menjaga pikiran terbuka saat meninjau setiap segmen dalam template bisnis model canvas Anda.
Periksa apakah Anda perlu memikirkan dan menilai kembali elemen tertentu dari model bisnis Anda. Awasi faktor eksternal yang berpotensi meningkatkan model Anda atau mengarahkannya ke arah lain. Waspadai kekuatan dan tren pasar dan industri, dan lihat apakah ada cara agar model bisnis Anda dapat beradaptasi dengannya. Antisipasi dampak faktor ekonomi makro dan rencanakan bagaimana model Anda dapat memanfaatkan sisi positif dan meminimalkan efek negatifnya.
Kirim desain bisnis model canvas melalui email atau bagikan lewat tautan. Kontrol siapa yang dapat melihat dan mengedit dokumen Anda.
Ada banyak bagian yang bergerak dalam model bisnis Anda. Idealnya, ada tim di balik bagian ini yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan keberhasilan keseluruhan setiap segmen.
Diskusikan posisi keuangan, anggaran, dan biaya Anda dengan tim keuangan serta akuntan. Buat proposisi nilai Anda bersama tim merek, pemasaran, produk, dan penjualan yang, dengan cara tertentu, terlibat dalam penargetan pelanggan, membina hubungan dengan mereka, serta menjaga saluran distribusi serta informasi.
Jika Anda adalah baru memulai startup atau solopreneur, besar kemungkinan Anda menjalankan bisnis seorang diri. Tak perlu khawatir, masih ada cara untuk memanfaatkan kolaborasi. Bangun jaringan Anda lewat berinteraksi dengan para pemain kunci di industri, lalu pelajari bagaimana proses bisnisnya. Lihat apa yang dapat Anda adopsi dari kegagalan serta keberhasilan mereka. Anda juga dapat memanfaatkan pengetahuan dari orang yang sudah ahli, sehingga mereka dapat memberi saran lebih baik mengenai tren pasar, kondisi industri terkini, serta wawasan tentang perspektif makroekonomi..
Jangan terlalu terpikat dengan bisnis model canvas pertama Anda atau ide bisnis itu sendiri. Bisnis model canvas, seperti berkas bisnis lainnya, adalah dokumen yang akan terus berkembang. Ia bertumbuh seiring perkembangan pasar dan wawasan yang Anda peroleh akan kelayakan ide bisnis Anda.
Saat menguji model bisnis, tak dipungkiri bahwa Anda akan kembali ke awal, menyusun ulang, dan memikirkan kembali setiap segmen, lalu mengembangkan model bisnis baru untuk diuji. Nikmati proses ini sampai Anda mendapatkan model bisnis kompetitif yang dapat dijalankan.
Template satu halaman ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan di setiap tahap kehidupan bisnis Anda. Bisnis model canvas dapat menjadi alat pengujian untuk model bisnis baru dan yang sudah ada selama pembuatan ide. Tim juga dapat menggunakan diagram ini untuk mengomunikasikan satu visi atau menyelaraskan sinergi bagi perusahaan.
Pembuat bisnis model bisnis canvas kami memungkinkan Anda mengubah desain papan tulis menjadi presentasi dalam sekejap. Cukup gunakan Tampilan Presenter dan langsung presentasikan. Anda juga dapat melakukannya secara asinkron dengan merekam presentasi yang sedang berlangsung.
Presentasikan model bisnis dari kanan ke kiri. Mulailah dengan proposisi nilai Anda dan lanjutkan ke faktor eksternal seperti pelanggan dan aliran pendapatan. Kemudian, beralih ke faktor internal seperti infrastruktur utama dan struktur biaya.
Ada sembilan elemen model bisnis pada bisnis model canvas Osterwalder dan Pigneur. Blok-blok ini dapat dikategorikan menjadi empat: infrastruktur, proposisi nilai, pelanggan, dan keuangan.
Tersedia banyak sekali alat yang bisa membantu melengkapi perencanaan dan evaluasi proyek Anda. Sebagai contoh, Analisis gap membantu mengidentifikasi perbedaan antara kondisi saat ini dan target yang ingin dicapai, sementara diagram aliran data memvisualisasikan bagaimana informasi atau proses bergerak di dalam sistem. Cek selengkapnya di Canva!