Lompat ke isi

Edeko

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Image
Ilustrasi Pertempuran Dataran Catalaunia pada abad ke-5, yang melibatkan Attila dan Flavius Aetius; dibuat sekitar 1325–1335 dalam Spieghel Historiael karya Jacob van Maerlant.

Edeko (ejaan lain: Edikon, Ediko, Edika, Ethiko) adalah tokoh pasca keruntuhan Romawi Barat.[1] Banyak cendekiawan menyatakan tokoh tersebut sebagai:

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Otto Maenchen-Helfen menganggap nama Hunnik Έδέκων (Edekon) diserap dari suatu bahasa Jermanik atau nama yang terjermanikisasi, tetapi tidak menyebutkan turunan namanya dari bahasa mana.[1]

Omeljan Pritsak berpendapat nama tersebut diturunkan dari akar kata kerja dalam bahasa Turk Kuno yaitu *edär- (berarti "mengejar", "mengikuti"), dan akhiran kata benda deverbal κων (kun < r-k < r-g < *gun).[2] Bentuk yang direkonstruksi adalah *edäkün (< *edär-kün; berarti "pengikut", "pelayan").[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 5 Maenchen-Helfen 1973, hlm. 388.
  2. 1 2 Pritsak 1982, hlm. 456.
  3. ↑ Priscus, fragments 7 and 8, translated by C.D. Gordon, The Age of Attila: Fifth Century Byzantium and the Barbarians. Ann Arbor: University of Michigan. 1966. hlm. 70–93.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  4. ↑ Pritsak 1982, hlm. 457.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]