Lompat ke isi

Jalur 4 Trans Jogja

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Jalur 4A Trans Jogja)
Jalur 4 Trans Jogja
Image Image
Image
Hino FB 130 Body All New Nucleus Karoseri Laksana
Image
Informasi umum
Jenis layanan
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Istimewa Yogyakarta
Mulai beroperasi
Operator saat iniPT Anindya Mitra Internasional
Lintas pelayanan
Titik awalTerminal Giwangan
Titik akhirTerminal Condongcatur
Jumlah pemberhentian
  • 48 (Jalur 4A)
  • 44 (Jalur 4B)
Jarak tempuh
  • 27,7 kilometer (17,2 mi) (Jalur 4A)
  • 26,1 kilometer (16,2 mi) (Jalur 4B)
Waktu tempuh rerata2 jam
Frekuensi perjalanan± 30 menit
Teknis sarana dan prasarana
Tipe busMedium bus
Konfigurasi lantaiHigh-deck/Lantai tinggi
TenagaDiesel
Pemilik armadaDinas Perhubungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Jumlah armada4 unit operasional
Nomor lambung
  • 62 s.d. 65 (Jalur 4A)
  • 66 s.d. 69 (Jalur 4B)
Rute sebelumnya Transportasi umum di Indonesia Rute berikutnya

Jalur 4 Trans Jogja adalah dua jalur Trans Jogja yang beroperasi dari Terminal Giwangan menuju Terminal Condongcatur melalui Universitas Gadjah Mada, yang terdiri dari Jalur 4A dengan perjalanan searah jarum jam dan Jalur 4B dengan perjalanan berlawanan arah jarum jam. Pada peta perjalanan, trayek jalur 4A diberi warna hijau, sedangkan 4B dengan warna hijau muda.

Jalur 4A dan 4B menjadi jalur yang diminati oleh pelajar dan mahasiswa karena melintasi berbagai institusi pendidikan, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD", Universitas Teknologi Yogyakarta, dan Universitas Ahmad Dahlan. Jalur 4A juga menjadi salah satu jalur vital karena menghubungkan sejumlah titik transit utama yang dilalui banyak jalur lain, sehingga memudahkan penumpang untuk melakukan transit menuju berbagai wilayah. Titik-titik tersebut meliputi Terminal Giwangan, Halte Kridosono, dan Terminal Condongcatur.

Selama Februari 2025, jalur 4A telah melayani sebanyak 14.802 penumpang, menjadikannya sebagai jalur Trans Jogja dengan jumlah penumpang tersedikit di antara seluruh jalur yang beroperasi pada saat itu. Sementara itu, jalur 4B telah melayani sebanyak 16.142 penumpang, menjadikannya sebagai jalur Trans Jogja dengan jumlah penumpang tersedikit ketiga.[1]

Melihat kesuksesan program Trans Jogja, Pemerintah Daerah DIY ingin membuka trayek baru, menambahkan armada, dan membangun beberapa halte.[2] Meski trayek ini sedianya akan dijalankan pada bulan April 2010, operasionalnya tersendat lantaran terjadi penundaan akibat kendala dalam proses hibah. Pemda DIY pun akhirnya optimistis bus tersebut dioperasikan pada tanggal 15 Oktober 2010. Trayek baru tersebut adalah trayek 4A dan 4B, menghubungkan Terminal Giwangan dengan Universitas Gadjah Mada dan Lempuyangan.[3]

Per 1 Januari 2026, jalur 4A dan 4B yang awalnya melewati sisi timur UGM yang mencakup Lembah UGM dialihkan ke Terminal Condongcatur menuju Terminal Giwangan melalui Jalan Affandi.

Informasi unit armada

[sunting | sunting sumber]

Jalur 4A dan 4B beroperasi dengan masing-masing 4 armada. Tipe bus yang digunakan di jalur ini adalah Bus Isuzu NQR71 Kemenhub Biru-Kuning body Nucleus dari karoseri Laksana. Depo armada tersebut berada di Purosani dan dioperatori oleh PT Anindya Mitra Internasional.

Daftar pemberhentian

[sunting | sunting sumber]

Jalur 4A melewati 48 pemberhentian bus, dengan 13 di antaranya merupakan pemberhentian transit, tempat pengguna dapat berpindah dari jalur 4A ke jalur lainnya. Sementara itu, jalur 4B melewati 44 pemberhentian bus, dengan 9 di antaranya merupakan pemberhentian transit.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ "Dilema Jalur 14". Transport for Yogyakarta via Instagram.com. 18 Desember 2025. Diakses tanggal 11 Juli 2026.
  2. ↑ "Penambahan Bus Trans-Jogja Harus Dikaji Cermat". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-03-04.
  3. ↑ "20 Bus Baru Trans-Jogja Terkendala - Kompas.com". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-03-04.