Kereta api Andalan Celebes dan Lontara
KA ANDALAN CELEBES
Mangilu⇋Garongkong (PP)
KA LONTARA
Mandai⇋Garongkong (PP)
KA LONTARA
Mandai⇋Palanro (PP)
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kereta api Lontara saat sedang menanti penumpang di Stasiun Maros | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi umum | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jenis layanan | Kereta api komuter perintis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Status | Beroperasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Mulai beroperasi | 29 Oktober 2022 (uji coba terbatas)
01 Juli 2024
21 Juni 2026
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator saat ini | Konsorsium Kereta Api Sulawesi Selatan
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lintas pelayanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Stasiun awal | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah pemberhentian | Lihatlah di bawah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Stasiun akhir |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jarak tempuh |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Waktu tempuh rerata |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Frekuensi perjalanan |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis rel | Rel berat (R60) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pelayanan penumpang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kelas | Komuter eksekutif | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pengaturan tempat duduk | 168 tempat duduk (Konfigurasi kursi 2-2) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas restorasi | tidak ada | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas observasi | ada | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas hiburan | TV | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas lain | Toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Teknis sarana dan prasarana | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lebar sepur | 1.435 mm | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kecepatan operasional | 80–90 kilometer per jam (50–56 mph) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilik jalur | Ditjen KA, Kemenhub RI | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor pada jadwal | SS 1 - SS 2, SS 5 dan SS 6 (Lontara) SS 3 - SS 4 (Andalan Celebes) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kereta api Andalan Celebes dan Lontara merupakan layanan kereta api penumpang perintis yang yang melayani Provinsi Sulawesi Selatan.[1] Kereta api ini diresmikan pada tanggal 29 Maret 2023 bersamaan dengan peresmian segmen pertama jalur kereta api Trans-Sulawesi sekaligus merupakan fase pertama dari serangkaian jalur kereta api di Sulawesi.[2] Layanan ini dioperasikan oleh Konsorsium Kereta Api Sulawesi Selatan, yang merupakan konsorsium patungan PT Kereta Api Indonesia sebesar 70%, dan sisanya dipegang PT Sulsel Citra Indonesia.[3]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Perjalanan Perdana Kereta Api Di Sulawesi Selatan
Jalur kereta api Trans-Sulawesi masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional 2011–2030, yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai infrastruktur prioritas dan program strategis nasional.[4] Jalur ini mulai dibangun pada tahun 2014 dan diselesaikan dengan ditandai dengan pengoperasian terbatas pada 29 Oktober 2022 hingga akhir tahun 2022 di segmen Stasiun Garongkong–Stasiun Mangilu.
Pada masa pengoperasian terbatas tersebut, layanan Kereta Api Sulawesi Selatan dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Layanan ini masih berada dalam tahap uji coba operasional penumpang dengan kapasitas dan pola perjalanan yang terbatas. Pada periode ini, kereta api juga menggunakan dua nama layanan berdasarkan lintas pelayanan, yaitu Andalan Celebes untuk lintas Garongkong–Mangilu dan Lontara untuk lintas Tanete Rilau–Garongkong. Tercatat pada saat pertama kali dioperasikan, okupansi pada saaat akhir pekan mencapai 100%.[5]
Perpanjangan Layanan Hingga Stasiun Maros
Selesainya pengerjaan jalur Labakkang–Maros memungkinkan dilakukan perpanjangan layanan Kereta Api Sulawesi Selatan pada tahap pengoperasian terbatas. Perpanjangan tersebut mulai diberlakukan melalui soft launching pada 2 Desember 2022, yang menandai mulai beroperasinya layanan hingga Stasiun Maros. Dengan demikian, layanan kereta api Andalan Celebes yang sebelumnya beroperasi pada lintas Garongkong–Mangilu diubah menjadi Garongkong–Maros dalam rangka uji coba operasional penumpang.
Seiring dengan perubahan pola operasi tersebut, lintas Garongkong–Mangilu untuk sementara tidak dioperasikan, karena layanan difokuskan pada jalur yang telah diperpanjang hingga Maros selama masa pengoperasian terbatas.
Peresmian Layanan Kereta Api Sulawesi Selatan
Peresmian layanan Kereta Api Sulawesi Selatan dilakukan pada 29 Maret 2023 sebagai bagian dari pengembangan proyek Kereta Api Makassar–Parepare yang merupakan jaringan kereta api pertama di Pulau Sulawesi. Peresmian ini menandai beralihnya layanan dari tahap pengoperasian terbatas menuju operasional yang lebih resmi dalam sistem perkeretaapian nasional, setelah sebelumnya dilakukan uji coba bertahap sejak akhir tahun 2022.
Akhir Masa Gratis Dan Masa Berbayar
Per 1 Juni 2023, layanan kereta api perintis di Sulawesi Selatan mulai dikenai tarif bagi penumpang setelah sebelumnya beroperasi secara gratis pada masa pengoperasian terbatas dan awal operasional. Adapun besaran tarif yang diberlakukan adalah sebesar Rp10.000 untuk perjalanan lintas Maros–Garongkong, serta Rp5.000 untuk perjalanan pada lintas Maros–Labakkang maupun Labakkang–Garongkong. Kebijakan tarif ini menjadi bagian dari penyesuaian layanan setelah masa uji coba operasional kereta api di Sulawesi Selatan.[6]
Perpanjangan Layanan Hingga Stasiun Mandai
Per 28 Desember 2023, layanan Kereta Api Andalan Celebes diperpanjang hingga Stasiun Mandai setelah selesainya pengerjaan jalur Maros–Mandai. Perpanjangan ini menandai penyesuaian pola operasi layanan kereta api perintis di Sulawesi Selatan, sehingga rute yang sebelumnya melayani Maros-Garongkong kemudian diubah menjadi melayani lintas Mandai–Garongkong.[7]
Rekayasa Lintas Pelayanan Andalan Celebes dan Lontara
Mulai 1 Agustus 2024, pengoperasian kereta api perintis di Sulawesi Selatan mengalami perubahan pola layanan. Dalam skema baru tersebut, KA Andalan Celebes melayani rute Garongkong–Mangilu dengan jarak sekitar 54 km, sedangkan KA Lontara melayani rute Mandai–Garongkong dengan jarak sekitar 75 km.[8]
Perpanjangan Layanan Hingga Stasiun Palanro
Awalnya, jalur Barru–Palanro direncanakan mulai dibuka pada 2 Juni 2026, namun kemudian mengalami penundaan hingga akhirnya mulai beroperasi pada 21 Juni 2026. Pembukaan jalur ini menyebabkan perubahan pola operasi layanan Kereta Api Lontara, yang sebelumnya melayani dua perjalanan pulang-pergi pada lintas Mandai–Garongkong, kemudian diubah menjadi satu perjalanan pulang-pergi lintas Mandai–Palanro dan satu perjalanan pulang-pergi lintas Mandai–Garongkong.[9]
Pengoperasian
[sunting | sunting sumber]Dalam mendukung pengoperasian kereta api di Sulawesi Selatan, PT KAI sebagai operator sarana telah memesan 2 set rangkaian Kereta Rel Diesel (KRDE) dari PT INKA. Setiap satu set KRDE terdiri dari 3 kereta. Secara bentuk KRDE ini mirip dengan bagian luar LRT Jabodebek. Kapasitas dalam satu rangkaian kereta api adalah 168 tempat duduk dan 110 penumpang berdiri yang tersebar dalam 3 kereta.
Stasiun pemberhentian
[sunting | sunting sumber]Kereta api Andalan Celebes
[sunting | sunting sumber]| Stasiun | Antarmoda penghubung | Keterangan | Objek wisata dan tempat umum terdekat | Lokasi | |
|---|---|---|---|---|---|
| Mangilu | Tidak ada | Stasiun Terminus KA Andalan Celebes | Pabrik Semen Tonasa | Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan | Sulawesi Selatan |
| Ma'rang | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara | Wisata Alam Telaga Biru Segari | ||
| Mandalle | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara | Wisata Alam Sorongan | ||
| Tanete Rilau | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara |
|
Kabupaten Barru | |
| Barru | Tidak ada |
|
| ||
| Garongkong | Kapal penumpang di Pelabuhan Garongkong |
|
Pelabuhan Garongkong | ||
Kereta api Lontara
[sunting | sunting sumber]| Stasiun | Antarmoda penghubung | Keterangan | Objek wisata dan tempat umum terdekat | Lokasi | |
|---|---|---|---|---|---|
| Mandai | Tidak ada | Stasiun Terminus KA Lontara | Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin | Kabupaten Maros | Sulawesi Selatan |
| Maros | Trans Sulsel Koridor 2 |
|
| ||
| Rammang-Rammang | Tidak ada | Hanya melayani perjalanan KA Lontara |
| ||
| Pangkajene | Tidak ada | Hanya melayani perjalanan KA Lontara |
|
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan | |
| Labakkang | Tidak ada |
|
Wisata Alam Hutan Mangrove Dewi Bringkassi | ||
| Ma'rang | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara | Wisata Alam Telaga Biru Segari | ||
| Mandalle | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara | Wisata Alam Sorongan | ||
| Tanete Rilau | Tidak ada | Melayani perjalanan KA Andalan Celebes dan Lontara |
|
Kabupaten Barru | |
| Barru | Tidak ada |
|
| ||
| Garongkong | Kapal penumpang di Pelabuhan Garongkong |
|
Pelabuhan Garongkong | ||
| Takkalasi | Tidak Ada | Hanya melayani perjalanan KA Lontara | |||
| Mangkoso | Tidak Ada | Hanya melayani perjalanan KA Lontara | |||
| Palanro | Tidak Ada | Stasiun Terminus KA Lontara (Jadwal Pagi) | |||
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Hari Ini Jokowi Akan Resmikan Kereta Pertama di Sulawesi". 29 Maret 2023.
{{cite web}}:|first=tidak memiliki|last= - ↑ "Jokowi Resmikan Kereta Api Makassar-Parepare". Republika Online. 2023-03-29. Diakses tanggal 2024-02-16.
- ↑ Redaksi (2023-01-30). "KAI Lewat Konsorsium Kereta Api Sulsel Masih Uji Coba Kereta Api Makassar-Parepare". Iconomics (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-02-16.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ "Minat Swasta Rendah, Rencana Induk Perkeretaapian Bakal Direvisi | Ekonomi". Bisnis.com. 2018-03-27. Diakses tanggal 2020-12-07.
- ↑ "Kereta Pertama Sulawesi Mulai Operasi, Okupansi Tembus 100% Lebih". 20 Desember, 2023. Diakses tanggal 4 Februari, 2023.
{{cite web}}: Parameter tidak dikenal|wesite=diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam:|access-date=and|date= - ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-23.
- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-23.
- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-23.
- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-23.
