Lompat ke isi

Pemimpin Agung Iran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Otoritas Kepemimpinan Tertinggi Republik Islam Iran
Image
Image
Image
Petahana
Mojtaba Khamenei

sejak 8 Maret 2026
Kantor Pemimpin Tertinggi
GelarYang Mulia
JenisKepala negara
Panglima tertinggi
Kepala sementara[butuh rujukan] dari tiga cabang pemerintahan negara (Yudikatif, Legislatif, dan Eksekutif)
KediamanJamaran Hussainiya (sebelumnya)
Rumah Pemimpin (sebelumnya; hancur)
KantorTeheran
Ditunjuk olehMajelis Para Ahli
Masa jabatanSeumur hidup[1]
Dasar hukumHukum Dasar Republik Islam Iran
PendahuluShah Iran
Dibentuk5 Februari 1979 sebagai Pemimpin Revolusioner
3 Desember 1979 sebagai Pemimpin Tertinggi
Pejabat pertamaRuhollah Khomeini
Nama takresmiPemimpin Revolusioner dari 5 Februari 1979 hingga 3 Desember 1979
WakilJabatan tersebut baru didirikan pada 15 Juli 1985
Ayatullah Agung Hussein-Ali Montazeri (15 Juli 1985 – 25 April 1989)
Jabatan tersebut dihapuskan sejak 25 April 1989
Situs webwww.leader.ir

Pemimpin Agung Iran (bahasa Persia: ولی فقیه ایران, vali-e faghih-e iran,[2] Penjaga Hukum Iran, atau رهبر انقلاب, rahbar-e enghelab,[3] Pemimpin Revolusi) adalah otoritas politik dan agama tertinggi di Republik Islam Iran.

Pemimpin Agung memiliki kekuasaan yang lebih kuat daripada Presiden Iran dan menunjuk kepala militer, pemerintah sipil, dan yudikatif.[4] Awalnya konstitusi Iran menyatakan bahwa Pemimpin Agung terlebih dahulu harus menjadi Marja'-e taqlid, peringkat tertinggi ulama dan otoritas pada hukum agama dalam ushul Islam Syiah. Namun pada tahun 1989, konstitusi diubah untuk meminta hanya "cendekiawan" Islam, jadi, yang dapat menjadi Pemimpin Agung bisa dari ulama yang berada di peringkat lebih rendah.[5][6]

Dalam sejarahnya, Republik Islam Iran telah memiliki dua Pemimpin Agung: Ruhollah Khomeini, yang memegang posisi dari 1979 sampai kematiannya pada tahun 1989, dan Sayyid Ali Khamenei, yang menjabat sejak kematian Khomeini hingga ia terbunuh pada 2026.

Mandat dan status

[sunting | sunting sumber]

Pemimpin Agung dipilih oleh Majelis Ahli (bahasa Persia: مجلس خبرگان, Majles-e Khobregan), yang juga bertugas mengawasi Pemimpin Agung dan mengkonfirmasikan dirinya dalam posisi itu untuk jangka waktu 8 tahun tanpa adanya pembatasan dalam jumlah periode. Pemimpin Agung adalah Panglima Kepala angkatan bersenjata dan Kepala sementara dari tiga cabang Pemerintahan (Peradilan, Legislatif, dan Eksekutif).

Dia menunjuk (atau melantik) dan mengawasi pemegang jabatan berikut:

Juga pernyataan perang dan perdamaian dilakukan oleh Pemimpin Agung bersama-sama dengan dua pertiga mayoritas anggota Majelis Parlemen.[7]

Fungsi dan tugas dari Pemimpin Agung

[sunting | sunting sumber]

Menurut Pasal 110 Konstitusi Iran,[8] tugas dan wewenang Pemimpin Agung adalah:

  1. Delineasi terhadap kebijakan umum Republik Islam Iran setelah berkonsultasi dengan Dewan Penegasan Kebijaksanaan Bangsa.
  2. Pengawasan atas pelaksanaan yang tepat dari kebijakan umum agar sesuai sistem.
  3. Penerbitan dekret untuk referendum nasional.
  4. Perintah tertinggi terhadap angkatan bersenjata.
  5. Deklarasi perang dan damai, dan mobilisasi angkatan bersenjata.
  6. Mengangkat, memberhentikan, dan menerima pengunduran diri:
    1. para fuqaha' pada Dewan Penjaga.
    2. otoritas peradilan tertinggi negara.
    3. kepala jaringan radio dan televisi Republik Islam Iran.
    4. kepala staf gabungan.
    5. komandan kepala angkatan bersenjata negara.
    6. komandan tertinggi angkatan bersenjata.
  7. Menyelesaikan perbedaan antara tiga sayap angkatan bersenjata dan peraturan hubungan mereka.
  8. Menyelesaikan masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan metode konvensional, melalui Dewan Penegasan Kebijaksanaan Bangsa.
  9. Penandatanganan keputusan memformalkan pemilu di Iran untuk memilih Presiden.
  10. Memberhentikan Presiden, dengan memperhatikan kepentingan negara, setelah Mahkamah Agung menyatakan dia bersalah atas pelanggaran tugas konstitusionalnya, atau setelah pemungutan suara pemakzulan oleh Majelis Permusyawaratan Islam (Parlemen).
  11. Mengampuni atau mengurangi hukuman narapidana, dalam kerangka kriteria Islam, dengan rekomendasi (yang berlaku) dari kepala kehakiman. Pemimpin Agung dapat mendelegasikan sebagian tugas dan wewenang kepada orang lain.

Daftar Pemimpin Agung

[sunting | sunting sumber]
Mojtaba KhameneiAli KhameneiRuhollah KhomeiniImage
No. Foto Nama
Indonesia · Persia · Tanda tangan
Jangka hidup Tempat lahir Mulai menjabat Selesai Lama menjabat Pemilihan Presiden Partai Politik Catatan
1 Image Ayatullah Agung Sayyid
Ruhollah Khomeini
سید روح‌الله خمینی
Image
22 September 19023 Juni 1989(1989-06-03) (umur 86) Khomeyn, Provinsi Markazi 3 Desember 1979 3 Juni 1989 9 tahun, 6 bulan. Referendum Konstitusi Iran 1979 Abolhassan Banisadr
Mohammad-Ali Rajai
Ali Khamenei
Tidak ada Pemimpin Revolusi Iran 1979, dan pendiri Republik Islam Iran.
2 Image Ayatullah Agung Sayyid
Ali Khamenei
سید علی حسینی خامنه‌ای
Image
19 April 193928 Februari 2026(2026-02-28) (umur 86) Mashhad, Provinsi Razavi Khorasan 4 Juni 1989 28 Februari 2026 36 tahun, 8 bulan, 24 hari. 1989 Akbar Hashemi Rafsanjani (1989–1997)

Mohammad Khatami (1997–2005) Mahmoud Ahmadinejad (2005–2013) Hassan Rouhani (2013–2021) Ebrahim Raisi (2021–2024) [a] Mohammad Mokhber (Mei–Juli 2024) – [b] Masoud Pezeshkian

Asosiasi Rohaniawan Kombatan Sebelumnya pernah menjadi Presiden Iran dari tahun 1981 – 1989 hingga meninggalnya Khomeini.
kosongThe Dewan Kepemimpinan Sementara mengambil alih tugas(1 Maret – 8 Maret 2026)
3 Sayyid
Mojtaba Khamenei
سید مجتبی خامنه‌ای

Image
lahir
8 September 1969 (umur 56)
Mashhad, Provinsi Khorasan Razavi, Iran 8 Maret 2026 Petahana 1 bulan dan 13 hari 2026 Masoud Pezeshkian anak mantan pemimpin agung Ali Khamenei dan mantan wakil kepala staf pemimpin agung untuk urusan politik dan keamanan.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Iran's possible next Supreme Leader being examined: Rafsanjani". Reuters. 13 December 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 December 2015. Diakses tanggal 1 July 2016.
  2. Pasal 108, Konstitusi Iran
  3. Pasal 89-91, Konstitusi Iran
  4. "Who's in Charge?" oleh Ervand Abrahamian London Review of Books, 6 November 2008
  5. Moin, Baqer, Khomeini, (2001), p.293
  6. "Pasal 109 [Kualifikasi Pemimpin]
    (1) Berikut ini adalah kualifikasi dan kondisi penting untuk Pemimpin:
    a. Cendekiawan, seperti yang diperlukan untuk melaksanakan fungsi pemimpin agama di berbagai bidang.
  7. Pasal 110, Konstitusi Iran
  8. Iran - Constitution

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  1. Wafat saat menjabat dalam kecelakaan helikopter.
  2. Penjabat (Acting) Presiden.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan