Pemimpin Agung Iran
| Otoritas Kepemimpinan Tertinggi Republik Islam Iran | |
|---|---|
| Kantor Pemimpin Tertinggi | |
| Gelar | Yang Mulia |
| Jenis | Kepala negara Panglima tertinggi Kepala sementara[butuh rujukan] dari tiga cabang pemerintahan negara (Yudikatif, Legislatif, dan Eksekutif) |
| Kediaman | Jamaran Hussainiya (sebelumnya) Rumah Pemimpin (sebelumnya; hancur) |
| Kantor | Teheran |
| Ditunjuk oleh | Majelis Para Ahli |
| Masa jabatan | Seumur hidup[1] |
| Dasar hukum | Hukum Dasar Republik Islam Iran |
| Pendahulu | Shah Iran |
| Dibentuk | 5 Februari 1979 sebagai Pemimpin Revolusioner 3 Desember 1979 sebagai Pemimpin Tertinggi |
| Pejabat pertama | Ruhollah Khomeini |
| Nama takresmi | Pemimpin Revolusioner dari 5 Februari 1979 hingga 3 Desember 1979 |
| Wakil | Jabatan tersebut baru didirikan pada 15 Juli 1985 Ayatullah Agung Hussein-Ali Montazeri (15 Juli 1985 – 25 April 1989) Jabatan tersebut dihapuskan sejak 25 April 1989 |
| Situs web | www.leader.ir |
| Artikel ini adalah bagian dari seri |
| Politik Republik Islam Iran |
|---|
| Pemerintahan Republik Islam Iran |
|
|
Pemimpin Agung Iran (bahasa Persia: ولی فقیه ایران, vali-e faghih-e iran,[2] Penjaga Hukum Iran, atau رهبر انقلاب, rahbar-e enghelab,[3] Pemimpin Revolusi) adalah otoritas politik dan agama tertinggi di Republik Islam Iran.
Pemimpin Agung memiliki kekuasaan yang lebih kuat daripada Presiden Iran dan menunjuk kepala militer, pemerintah sipil, dan yudikatif.[4] Awalnya konstitusi Iran menyatakan bahwa Pemimpin Agung terlebih dahulu harus menjadi Marja'-e taqlid, peringkat tertinggi ulama dan otoritas pada hukum agama dalam ushul Islam Syiah. Namun pada tahun 1989, konstitusi diubah untuk meminta hanya "cendekiawan" Islam, jadi, yang dapat menjadi Pemimpin Agung bisa dari ulama yang berada di peringkat lebih rendah.[5][6]
Dalam sejarahnya, Republik Islam Iran telah memiliki dua Pemimpin Agung: Ruhollah Khomeini, yang memegang posisi dari 1979 sampai kematiannya pada tahun 1989, dan Sayyid Ali Khamenei, yang menjabat sejak kematian Khomeini hingga ia terbunuh pada 2026.
Mandat dan status
[sunting | sunting sumber]Pemimpin Agung dipilih oleh Majelis Ahli (bahasa Persia: مجلس خبرگان, Majles-e Khobregan), yang juga bertugas mengawasi Pemimpin Agung dan mengkonfirmasikan dirinya dalam posisi itu untuk jangka waktu 8 tahun tanpa adanya pembatasan dalam jumlah periode. Pemimpin Agung adalah Panglima Kepala angkatan bersenjata dan Kepala sementara dari tiga cabang Pemerintahan (Peradilan, Legislatif, dan Eksekutif).
Dia menunjuk (atau melantik) dan mengawasi pemegang jabatan berikut:
- (melantik) Presiden dan mungkin juga bersama-sama dengan dua pertiga mayoritas anggota Parlemen memakzulkan dia
- Kepala peradilan (Kepala Cabang Kehakiman قوه قضائیه biasanya anggota Dewan Ahli) untuk masa jabatan 8 tahun
- anggota Dewan Penegasan Kebijaksanaan untuk masa jabatan 5 tahun
- 6 dari 12 anggota Dewan Penjaga yang berasal dari anggota Dewan Ahli, 6 lainnya dipilih oleh Parlemen
- kepala Radio dan Lembaga Televisi Nasional untuk masa jabatan 8 tahun
- kepala Yayasan Urusan Martir dan Veteran
- para Imam Salat Jumat di setiap ibu kota provinsi (dengan saran dari semua Marja') untuk seumur hidup
- Panglima Angkatan Bersenjata Iran
- Panglima Angkatan Darat Iran
- Panglima Pengawal Revolusi Iran
- Panglima Kekuatan Darat Angkatan Darat Iran
- Panglima Kekuatan Darat Pengawal Revolusi Iran
- Panglima Angkatan Udara Iran
- Panglima Angkatan Pertahanan Udara Iran
- Panglima Angkatan Kedirgantaraan Penjaga Revolusi Iran
- Panglima Angkatan Laut Iran
- Panglima Angkatan Laut Penjaga Revolusi Iran
- Komandan Pasukan Khusus atau Pasukan Quds
- Komandan Polisi Iran
- Kepala Organisasi Basij
- Kepala Unit Kontra Intelijen
- Kepala Unit Intelijen
Juga pernyataan perang dan perdamaian dilakukan oleh Pemimpin Agung bersama-sama dengan dua pertiga mayoritas anggota Majelis Parlemen.[7]
Fungsi dan tugas dari Pemimpin Agung
[sunting | sunting sumber]Menurut Pasal 110 Konstitusi Iran,[8] tugas dan wewenang Pemimpin Agung adalah:
- Delineasi terhadap kebijakan umum Republik Islam Iran setelah berkonsultasi dengan Dewan Penegasan Kebijaksanaan Bangsa.
- Pengawasan atas pelaksanaan yang tepat dari kebijakan umum agar sesuai sistem.
- Penerbitan dekret untuk referendum nasional.
- Perintah tertinggi terhadap angkatan bersenjata.
- Deklarasi perang dan damai, dan mobilisasi angkatan bersenjata.
- Mengangkat, memberhentikan, dan menerima pengunduran diri:
- para fuqaha' pada Dewan Penjaga.
- otoritas peradilan tertinggi negara.
- kepala jaringan radio dan televisi Republik Islam Iran.
- kepala staf gabungan.
- komandan kepala angkatan bersenjata negara.
- komandan tertinggi angkatan bersenjata.
- Menyelesaikan perbedaan antara tiga sayap angkatan bersenjata dan peraturan hubungan mereka.
- Menyelesaikan masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan metode konvensional, melalui Dewan Penegasan Kebijaksanaan Bangsa.
- Penandatanganan keputusan memformalkan pemilu di Iran untuk memilih Presiden.
- Memberhentikan Presiden, dengan memperhatikan kepentingan negara, setelah Mahkamah Agung menyatakan dia bersalah atas pelanggaran tugas konstitusionalnya, atau setelah pemungutan suara pemakzulan oleh Majelis Permusyawaratan Islam (Parlemen).
- Mengampuni atau mengurangi hukuman narapidana, dalam kerangka kriteria Islam, dengan rekomendasi (yang berlaku) dari kepala kehakiman. Pemimpin Agung dapat mendelegasikan sebagian tugas dan wewenang kepada orang lain.
Daftar Pemimpin Agung
[sunting | sunting sumber]
| No. | Foto | Nama Indonesia · Persia · Tanda tangan |
Jangka hidup | Tempat lahir | Mulai menjabat | Selesai | Lama menjabat | Pemilihan | Presiden | Partai Politik | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Ayatullah Agung Sayyid Ruhollah Khomeini سید روحالله خمینی |
22 September 1902 – 3 Juni 1989 (umur 86) | Khomeyn, Provinsi Markazi | 3 Desember 1979 | 3 Juni 1989 | 9 tahun, 6 bulan. | Referendum Konstitusi Iran 1979 | Abolhassan Banisadr Mohammad-Ali Rajai Ali Khamenei |
Tidak ada | Pemimpin Revolusi Iran 1979, dan pendiri Republik Islam Iran. | |
| 2 | Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei سید علی حسینی خامنهای |
19 April 1939 – 28 Februari 2026 (umur 86) | Mashhad, Provinsi Razavi Khorasan | 4 Juni 1989 | 28 Februari 2026 | 36 tahun, 8 bulan, 24 hari. | 1989 | Akbar Hashemi Rafsanjani (1989–1997)
Mohammad Khatami (1997–2005) Mahmoud Ahmadinejad (2005–2013) Hassan Rouhani (2013–2021) Ebrahim Raisi (2021–2024) [a] Mohammad Mokhber (Mei–Juli 2024) – [b] Masoud Pezeshkian |
Asosiasi Rohaniawan Kombatan | Sebelumnya pernah menjadi Presiden Iran dari tahun 1981 – 1989 hingga meninggalnya Khomeini. | |
| kosong – The Dewan Kepemimpinan Sementara mengambil alih tugas(1 Maret – 8 Maret 2026) | |||||||||||
| 3 | Sayyid Mojtaba Khamenei سید مجتبی خامنهای |
lahir 8 September 1969 |
Mashhad, Provinsi Khorasan Razavi, Iran | 8 Maret 2026 | Petahana | 1 bulan dan 13 hari | 2026 | Masoud Pezeshkian | anak mantan pemimpin agung Ali Khamenei dan mantan wakil kepala staf pemimpin agung untuk urusan politik dan keamanan. | ||
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Iran's possible next Supreme Leader being examined: Rafsanjani". Reuters. 13 December 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 December 2015. Diakses tanggal 1 July 2016.
- ↑ Pasal 108, Konstitusi Iran
- ↑ Pasal 89-91, Konstitusi Iran
- ↑ "Who's in Charge?" oleh Ervand Abrahamian London Review of Books, 6 November 2008
- ↑ Moin, Baqer, Khomeini, (2001), p.293
- ↑ "Pasal 109 [Kualifikasi Pemimpin]
(1) Berikut ini adalah kualifikasi dan kondisi penting untuk Pemimpin:
a. Cendekiawan, seperti yang diperlukan untuk melaksanakan fungsi pemimpin agama di berbagai bidang. - ↑ Pasal 110, Konstitusi Iran
- ↑ Iran - Constitution
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Situs web resmi
- (Inggris) Konstitusi Iran
- (Inggris) WorldStatesmen- Iran
<ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan