Lompat ke isi

Paus Agapitus II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Agapitus II
Uskup Roma
Image
Denarius dari Agapitus II
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
10 Mei 946
Akhir masa kepausan
8 November 955
PendahuluMarinus II
PenerusYohanes XII
Informasi pribadi
Lahirsekitar 911
Roma, Negara Kepausan
Meninggal8 November 955
Roma, Negara Kepausan
KewarganegaraanRoma
Paus lainnya yang bernama Agapitus

Paus Agapitus II (ca911  8 November 955) adalah uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 10 Mei 946 hingga kematiannya. Seorang calon dari pangeran Roma, Albert II dari Spoleto, masa kepausannya terjadi pada periode yang dikenal sebagai Saeculum obscurum.

Awal Kehidupan

[sunting | sunting sumber]

Agapitus II lahir dengan nama Agapitus dalam keluarga yang berasal dari Roma, Italia, sekitar tahun 905. Sedikit yang diketahui tentang masa mudanya, tetapi kesalehan dan pengetahuan teologisnya yang mendalam membuatnya dikenal di kalangan Gereja Roma.

Pengangkatan sebagai Paus

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 946, setelah wafatnya Paus Marinus II, Agapitus II diangkat menjadi Paus. Pemilihannya didukung oleh Raja Alberic II dari Spoleto, penguasa sekuler Roma yang saat itu menguasai wilayah sekitar. Dalam situasi politik yang penuh tekanan, Agapitus II dengan setia memimpin Gereja, meskipun perannya sering dibatasi oleh otoritas Alberic.

Kepemimpinan dalam Gereja

[sunting | sunting sumber]

Selama masa kepausannya, Agapitus II dikenal karena:

  1. Reformasi Gereja: Ia menekankan perlunya pemurnian moral di antara para klerus dan melanjutkan reformasi liturgi yang telah dimulai oleh para pendahulunya.
  2. Hubungan Diplomatik: Agapitus II bekerja untuk memperkuat hubungan dengan kerajaan-kerajaan Kristen di Eropa, khususnya dengan Otto I dari Jerman, yang berusaha menyatukan Italia di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi Suci.

3. Penyebaran Kekristenan: Agapitus II mendukung penginjilan di wilayah utara Eropa, termasuk wilayah Denmark dan Hungaria, di mana misi Katolik terus berkembang.

Hubungan dengan Alberic II

[sunting | sunting sumber]

Kepemimpinan Agapitus II berlangsung dalam bayang-bayang Alberic II, yang mengendalikan Roma sebagai princeps sekuler. Meski demikian, Agapitus menunjukkan hikmat yang besar dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan Alberic tanpa mengorbankan independensi spiritual Gereja. Pada saat menjelang wafatnya, Alberic memaksa para klerus Roma untuk bersumpah setia kepada putranya, Oktavianus, yang kemudian menjadi Paus Yohanes XII.

Warisan dan Wafat

[sunting | sunting sumber]

Agapitus II wafat pada 8 November 955 setelah hampir satu dekade memimpin Gereja Katolik. Ia dimakamkan di Basilika Santo Yohanes Lateran, Roma. Masa kepausannya dikenang sebagai periode kedamaian relatif dalam Gereja, meskipun diwarnai dengan tantangan politik yang berat.

Pengaruh dalam Sejarah Gereja

[sunting | sunting sumber]

Kepemimpinan Agapitus II yang penuh kebijaksanaan meninggalkan warisan penting bagi Gereja Katolik. Ia dikenal karena mempersiapkan jalan bagi Paus Yohanes XII, yang memulai hubungan erat antara Tahta Suci dan Kekaisaran Romawi Suci di bawah Otto I. Meskipun hubungannya dengan Alberic II sering dianggap sebagai pembatasan kekuasaan paus, Agapitus menunjukkan bahwa hikmat dan kesalehan dapat mengatasi tantangan duniawi.

Didahului oleh:
Marinus II
Paus
946955
Diteruskan oleh:
Yohanes XII

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages. London: Kegan Paul, 1910.
  2. Kelly, J.N.D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  3. Bury, J.B. The Cambridge Medieval History. Cambridge: Cambridge University Press, 1926.