Lompat ke isi

Kromengan, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kromengan
Monumen Peniwen Affair
Monumen Peniwen Affair
NegaraImage Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
  CamatMarendra Hengky Irawan, S.STP., M.AP.
Populasi
 (2024)
  Total43.086 jiwa
Kode pos
65169
Kode Kemendagri35.07.31 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3507180 Suntingan nilai di Wikidata
Luas38,63 km²
Desa/kelurahan7
Peta
PetaKoordinat: 8°7′43″S 112°29′32″E / 8.12861°S 112.49222°E / -8.12861; 112.49222

Kromengan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Kromengan adalah pemekaran dari Kecamatan Sumberpucung pada tahun 1992.[1] Kecamatan ini terletak di kaki Gunung Kawi dan berada di utara kawasan Bendungan Lahor yang banyak dimanfaatkan untuk memancing maupun budidaya ikan dengan keramba.[2] Pusat kecamatan ini berada di Desa Kromengan yang juga terdapat pusat ekonomi yaitu Pasar Kromengan. Ujung timur Kromengan, tepatnya di Desa Jatikerto dan Slorok berbatasan dengan ibu kota kabupaten di Kepanjen serta dilalui jalan nasional Malang-Blitar.[3] Kromengan merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit kedua di Kabupaten Malang setelah Kasembon, yaitu sekitar 43 ribu jiwa pada tahun 2024.[4]

Salah satu ikon dari Kromengan adalah Gereja Peniwen peninggalan kolonial dan Monumen Peniwen Affair di Desa Peniwen. Monumen Peniwen Affair memperingati tragedi bersejarah yang pernah terjadi di desa tersebut pada Februari 1949. Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) dengan keji membantai 12 anggota relawan Palang Merah Remaja dan pasien di sebuah klinik di Peniwen kemudian menjarah obat-obatannya. Mereka juga masuk ke gereja secara paksa dan membantai serta memperkosa warga sipil yang ada di sana. Pihak gereja mengecam tindakan ini dan segera membuat laporan resmi sehingga peristiwa ini dengan cepat menyebar luas ke dunia internasional.[5][6]

Image
Peta administrasi dan lokasi Kromengan

Kromengan adalah kecamatan yang berada di selatan Gunung Kawi. Wilayahnya memanjang dari Desa Peniwen di barat yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar hingga ke timur di Desa Jatikerto dan Slorok yang dilintasi jalan nasional Blitar-Malang. Perbatasan selatan dengan Sumberpucung dipisahkan oleh Waduk Lahor. Batas wilayah Kecamatan Kromengan adalah sebagai berikut:[7]

UtaraKecamatan Wonosari dan Kecamatan Ngajum
TimurKecamatan Kepanjen
SelatanKecamatan Sumberpucung dan Waduk Lahor
BaratImage Kabupaten Blitar (Kecamatan Selorejo)

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kromengan terdiri dari 7 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[7]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Jambuwer Krajan, Bulupogog, Cakru'an Klopo Kuning, Etan Kali, Glagaharum, Putukmiri, Rekesan [8]
2 Jatikerto Bedali, Cupak [7]
3 Karangrejo Blado, Dawung, Jatirejo, Krantil, Tumpangrejo [7]
4 Kromengan Balokan, Bulurejo, Gejet, Karanganom, Kater, Krajan, Ringinanom [7]
5 Ngadirejo Cendol Barat, Cendol Timur, Dadapan, Karangtengah, Krajan [7]
6 Peniwen Kalongan, Kampung Tengah, Kertorejo, Purwosari, Putukrejo, Ringinpitu, Sidokerto, Sumbersari [7]
7 Slorok Slorok [7]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Image
Gereja Peniwen
  • Monumen Peniwen Affair - monumen peringatan kekejaman Belanda pada masa Agresi Militer Belanda II Februari 1949[5]
  • Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Peniwen - gereja peninggalan kolonial dan saksi sejarah tragedi Peniwen 1949[5]
  • Sisi utara Waduk Lahor
  • Pasar Kromengan
  • Agro Techno Park Universitas Brawijaya
  • Masjid Nurul Hidayah di tepi jalan nasional

Fasilitas kesehatan

[sunting | sunting sumber]
  • Puskesmas Kromengan
  • RS Salsabila Husada di Jatikerto
  • Klinik KRI Ramdani Husada di Jatikerto

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 1992 tentang Pembentukan 18 (Delapan Belas) Kecamatan Di Wilayah Kabupaten-Kabupaten Daerah Tingkat II Blitar, Lumajang, Situbondo, Lamongan, Probolinggo, Malang, Bojonegoro, Dan Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur".
  2. Arif Suhendar (2018). "Perilaku Produktif Pembudidaya Ikan Karamba Jaring Apung di Kecamatan Kalipare dan Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang Jawa Timur". Repository BKG (Brawijaya Knowledge Garden). Malang: Universitas Brawijaya.
  3. Mahmudan (2025-04-08). "Dishub Kabupaten Malang Usulkan Pelebaran Jalur Utama Malang-Blitar". RADAR MALANG.
  4. "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
  5. 1 2 3 Randy Wirayudha (2017-09-15). "Gereja Belanda Kutuk Tentara Belanda". HISTORIA.
  6. Eko Widianto (2024-09-01). "Ngeling-eling Peniwen, Kisah di Balik Monumen Peniwen Affair Malang". TEMPO.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  8. "Praktik Pengalaman Lapangan (PPL): Mahasiswa Antropologi 2023 di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan". antropologi-fib.ub.ac.id. Program Studi Antropologi, Universitas Brawijaya. 2024-12-14.