Lompat ke isi

Pujon, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pujon
Coban Rondo
NegaraImage Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
  CamatIndra Gunawan, S.Sos.
Populasi
 (2024)
  Total71.263 jiwa
Kode pos
65391
Kode Kemendagri35.07.26 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3507310 Suntingan nilai di Wikidata
Luas130,75 km²
Desa/kelurahan10
Peta
PetaKoordinat: 7°50′58.60968″S 112°28′49.21169″E / 7.8496138000°S 112.4803365806°E / -7.8496138000; 112.4803365806

Pujon adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di barat laut. Pujon adalah sebuah kota kecil yang ramai di perbatasan Kota Batu dan dilintasi jalan provinsi penghubung Kediri dengan Kota Malang. Pujon merupakan salah satu pusat pariwisata di Malang Raya, terletak di lembah yang sejuk dan dikelilingi oleh pegunungan yang hijau. Beberapa wisata ikonik di Pujon antara lain Desa Wisata Pujonkidul, Telaga Madiredo, Air Terjun Coban Rondo, dan Florawisata Santerra.[1] Pujon juga dikenal sebagai produsen sayur mayur, buah-buahan (terutama apel) yang dijual dalam bentuk segar maupun diolah menjadi keripik buah, berbagai macam bunga hias, dan produk lainnya. Sentra penjualan dari produk tersebut adalah Pasar Wisata Dewi Sri di tepi jalan provinsi.[2]

Pujon juga merupakan pusat produksi susu sapi perah di Kabupaten Malang yang memiliki lebih dari 20 ribu ekor sapi.[3] Produsen tersukses di Pujon adalah Koperasi SAE (KOP SAE) yang berdiri pada tahun 1962 dan menjual berbagai macam jenis susu dari yang segar hingga olahan. KOP SAE juga memasok susu ke perusahaan besar seperti Nestlé dan Frisian Flag sehingga perkembangannya juga makin pesat. Akan tetapi, merebaknya wabah PMK menurunkan produksi susu di Pujon tetapi berhasil teratasi dengan program vaksinasi besar-besaran.[4][5]

Pada zaman kolonial Belanda, Pujon merupakan pusat dari kawedanan atau daerah pembantu bupati yang wilayahnya mencakup Malang bagian barat yaitu Kecamatan Pujon, Kasembon, Ngantang, dan Batu.[6] Pujon mengalami kemajuan yang pesat di masa itu karena menjadi sentra perkebunan dan pariwisata. Banyak penginapan berupa villa dan hotel besar yang berdiri di Pujon yang melayani wisatawan internasional.[7][8]

Image
Peta administrasi dan lokasi Pujon

Pujon adalah kecamatan yang terletak di kawasan Malang Barat yang terpisah dari ibu kota kabupaten di Kepanjen, sehingga harus melewati Kota Batu dan Kota Malang terlebih dahulu. Pujon adalah kecamatan berbentuk kota kecil yang ramai di perlintasan Kediri menuju Kota Malang. Seperti tetangganya yaitu Kota Batu, Pujon merupa pusat wisata di Malang Raya. Hal tersebut didukung faktor geografis Pujon yang terletak di lembah yang subur dan dikelilingi pegunungan yang masih asri. Bagian utara Pujon adalah lereng Pegunungan Anjasmoro-Argowayang, sedangkan bagian selatannya merupakan lereng Gunung Kawi. Selain itu juga ada beberapa gunung yang lebih pendek di sekeliling Pujon seperti Bukit Dorowati. Jalan penghubung Pujon dengan kecamatan lainnya berkelok-kelok dan rawan longsor terutama di musim penghujan.[3][9]

Batas wilayah Kecamatan Pujon adalah sebagai berikut:[3]

UtaraGunung Anjasmoro-Gunung Argowayang
TimurImage Kota Batu
SelatanGunung Kawi
BaratKecamatan Ngantang
Image
Taman di Hotel Poedjon

Pujon merupakan kota kecil strategis yang memiliki sejarah yang panjang. Salah satu buku yang merangkum sejarah Pujon antara lain buku Sepenggal Sejarah : Poedjon Era Kolonial Hingga Perang Kemerdekaan (2014) karya Rizky Ika Pradipta.[7] Pada zaman kolonial Belanda, Pujon merupakan pusat dari kawedanan atau daerah pembantu bupati yang wilayahnya mencakup Malang bagian barat yaitu Kecamatan Pujon, Kasembon, Ngantang, dan Batu. Pujon merupakan satu dari banyak kawedanan di Malang selain Kawedanan Singosari, Tumpang, Malang, Kepanjen, Bululawang, Pagak, dan Turen.[6] Awalnya Pujon merupakan Onder Distrik di bawah Kawedanan Ngantang pada tahun 1876 dan dipimpin oleh Asisten Wedana Mangoen Laksono. Pada akhirnya, Kawedanan Ngantang digantikan oleh Kawedanan Pujon yang berdiri pada tahun 1928 dengan wedana pertamanya adalah Raden Mas Marsaid, sedangkan ibu kota kawedanan berada di Kecamatan Batu.[8]

Image
Penggilingan tebu di Pujon

Pemerintah Belanda menjadikan Pujon sebagai sentra perkebunan dan pariwisata. Obyek wisata di Pujon seperti Coban Rondo, Pemandian Lebaksari, dan Gunung Dworowati banyak diminati warga eropa. Beberapa tempat tersebut masih berupa hutan dengan jalan yang terjal sehingga ditempuh dengan berjalan kaki atau sewa kuda. Di Pujon juga banyak berdiri hotel besar dengan fasilitas mewah seperti Hotel Poedjon (dibuka tahun 1904), Hotel Terminus, dan Hotel Justina. Namun keberadaan hotel tersebut sudah tidak bersisa dan sekarang menjadi pemukiman padat penduduk. Pujon juga menjadi sentra perkebunan dan peternakan, beberapa komoditas utama di wilayah ini antara lain kopi, jeruk, bunga, tebu, dan sapi perah.[8]

Pada masa Agresi Militer Belanda I tahun 1947, Belanda yang tidak mengakui kemerdekaan Indonesia melancarkan serangan ke Malang. Kota Malang jatuh pada 30 Juli 1947 dan disusul dengan dikuasainya Batu. Pujon menjadi garda depan pertahanan Malang barat yang terdapat Batalyon II pimpinan Abdul Manan.[8]

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pujon terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[3]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Bendosari Cukal, Dadapan Kulon, Dadapan Wetan, Ngeprih, Tretes [10]
2 Madiredo Bengkaras, Delik, Lebo, Meduran, Sidodadi, Sobo, Sumbermulyo [11]
3 Ngabab Krajan, Lemburejo, Torongrejo [3]
4 Ngroto Krajan, Lebaksari, Maron [3]
5 Pandesari Krajan, Gesingan, Jurangrejo, Maron Sebaluh, Sebaluh [3]
6 Pujon Kidul Krajan, Maron, Tulungrejo [3]
7 Pujon Lor Krajan, Gesingan, Maron [3]
8 Sukomulyo Bakir, Biyan, Gumul, Kedungrejo, Talasan [3]
9 Tawangsari Bunder, Gerih, Manting, Ngebrong [3]
10 Wiyurejo Wiyurejo, Bagean, Borah, Kalangan [3]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Image
Desa Wisata Pujon Kidul
Image
Perbukitan di sekitar Pujon

Tempat wisata

[sunting | sunting sumber]
  • Air terjun Coban Rondo - jauh di dalam hutan juga ada air terjun Coban Tengah kemudian Coban Manten
  • Air terjun Grojogan Sewu
  • Air terjun Sumber Pitu
  • Florawisata Santerra De Laponte
  • Telaga Madiredo
  • Bukit Nirwana
  • Taman Kemesraan
  • Desa Wisata Pujonkidul
  • Desa Wisata Ngabab
  • Pemandian Dewi Sri

Pusat perbelanjaan

[sunting | sunting sumber]
  • Pasar Pujon
  • Pasar Wisata Dewi Sri
  • Koperasi Susu SAE
  • Sub Terminal Agribisnis Mantung
  • Pasar Sapi Pujon Lor

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Imam A. Hanifah (2022-11-24). "Wajib Mampir! 7 Wisata di Pujon Kabupaten Malang, Sejuk dan Seru". TUGU MALANG.
  2. Mahmudan (2025-05-08). "Pasar Wisata Dewi Sri Pujon Jujukan Wisatawan Beli Oleh-Oleh". RADAR MALANG.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  4. Herry Sinamarata (2023-05-30). "PUJON RIWAYAT KINI, AIR SUSU MENGALIR SAMPAI JAUH". travelounge.co.
  5. Kholid Amrullah (2024-04-12). "Kop SAE Pujon Jadi Koperasi Susu Besar di Kota Batu Selama 62 Tahun". RADAR BATU.
  6. 1 2 [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
  7. 1 2 Wiro Sableng (2020-09-23). "Poedjon Tempo Doeloe; Mengenang Hotel Bintang Lima yang Kini Tinggal Nama". INDONESIANA.
  8. 1 2 3 4 Rizky Ika Pradipta (2014). SEPENGGAL SEJARAH : Poedjon Era Kolonial Hingga Perang Kemerdekaan. Malang: LVRI Markas Ranting Pujon.
  9. Santi Wahyu (2025-01-29). "Longsor Tutup Jalur Malang-Kediri, Kemacetan Parah Terjadi di Pujon". LENTERA TODAY.
  10. Amir Syarifuddin, Nugroho Tri Waskith (2022). "PENDAMPINGAN KONSERVASI KAWASAN PENYANGGA HUTAN PADA MASYARAKAT SEKITAR KHDTK UMM". BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. 4 (2). Surakarta: Institut Teknologi dan Bisnis AAS Indonesia.
  11. Budi Seno P Santo (2022-09-24). "Umsida - Desa Madiredo Kerja Sama Tangani Sampah Plastik". SuaraKarya.id.