Pudak, Ponorogo
Pudak | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Ponorogo | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Sudarsono, S.Sos., MM. | ||||
| Populasi (2023) | |||||
| • Total | 9.610 jiwa | ||||
| Kode pos | 63483 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.02.21 | ||||
| Kode BPS | 3502061 | ||||
| Luas | 64,92 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 6 | ||||
| |||||
Pudak adalah kecamatan termuda di Kabupaten Ponorogo yang dimekarkan dari kecamatan induknya yakni Kecamatan Sooko pada tahun 2002. Pudak merupakan kecamatan paling timur dari Ponorogo dan berada di lereng Gunung Wilis. Lokasinya di dataran tinggi yang sejuk dan subur membuat Pudak menjadi sentra sayur mayur di Ponorogo. Beberapa komoditas andalan Pudak antara lain kubis, wortel, bawang daun, sawi, dan lain-lain.[1][2] Pudak juga dikenal sebagai sentra peternakan sapi perah dan pariwisata.[3] Wisata alam terkenal di Pudak antara lain Air terjun Coban Lawe, Tanah Goyang, hingga pendakian Gunung Wilis.[4]
Dengan jumlah penduduk sekitar 9 ribu jiwa di akhir tahun 2024, Pudak menjadi kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Jawa Timur. Hal ini juga karena faktor minimnya lahan pemukiman akibat sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan alami di Gunung Wilis dan sisanya dimanfaatkan untuk pertanian. Pudak juga hanya memiliki 6 desa, sehingga (bersama dengan Kecamatan Sooko) menjadi kecamatan dengan desa paling sedikit di Ponorogo.[2][5] Pudak juga merupakan salah satu kecamatan terjauh dari pusat kota Ponorogo dengan jarak sekitar 30 km yang ditempuh selama 1 jam.
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Pudak adalah kecamatan yang berada di lereng Gunung Wilis dan merupakan ujung timur dari Ponorogo. Sebagian besar wilayahnya di sebelah timur merupakan kawasan hutan yang masih alami dan terjaga. Kawasan hutan ini memanjang hingga perbatasan Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung. Pemukiman masyarakat berada di sebelah barat dengan ketinggian 900 hingga 1000 mdpl dan dikelilingi kawasan perkebunan sayur yang subur.[6]
Selain sayuran, Pudak juga terkenal sebagai sentra peternakan sapi perah. Namun limbah kotoran sapi tersebut yang berjumlah ribuan tidak diolah dengan baik dan dibuang langsung ke sungai. Sungai Keyang sering mengalami pencemaran hingga berdampak pada ditutupnya wisata Air terjun Pletuk akibat bau yang menyengat.[7]
Batas wilayah Pudak adalah sebagai berikut:[6]
| Utara | Gunung Wilis |
| Timur | Gunung Wilis, |
| Selatan | |
| Barat | Kecamatan Sooko dan Kecamatan Pulung |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Pudak terdiri dari 6 desa sehingga menjadi kecamatan dengan desa paling sedikit di Kabupaten Ponorogo (bersama Kecamatan Sooko). Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[6]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banjarjo | Bendo, Dukuh, Krajan, Mlokoderek, Ngragi, Srikaton, Sunten | [6] |
| 2 | Bareng | Bareng, Ecek-ecek, Kendal, Tajem | [8] |
| 3 | Krisik | Krisik, Karang, Ngreco, Surokoyo | [6] |
| 4 | Pudak Kulon | Pudak, Toro | [6] |
| 5 | Pudak Wetan | Bakalan, Ngelo, Pandansari, Pudak Kidul, Trembang, Tritih | [9] |
| 6 | Tambang | Tambang, Ngagik, Tumpakrejo | [6] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Air terjun Coban Lawe
- Tanah Goyang
- Pendakian Wilis via Pudak Wetan
- Camping Ground Puncak Kayangan
- Sentra peternakan sapi perah
- Puskesmas Pudak
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Petani Sayuran Desa Krisik Pudak Masih Menunggu Dilibatkan Program MBG". GEMA SURYA FM. 2025-01-15.
- 1 2 Kabupaten Ponorogo Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Ponorogo. 2024-02-28.
- ↑ Henif khasanah (2024-09-27). "Peternakan Sapi Perah, Tulang Punggung Ekonomi Desa Pudak Kulon". kanalindonesia.com.
- ↑ Abdul Jalil (2015-04-25). "WISATA PONOROGO : 9 Objek Wisata Alam Ponorogo Ini Menarik Dikunjungi". ESPOS.
- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Kecamatan Pudak Dalam Angka 2017". BPS Kabupaten Ponorogo. 2017-11-06.
- ↑ Hengky Ristanto (2022-03-13). "Air Terjun Pletuk Tercemar Limbah Kotoran Sapi". RADAR MADIUN.
- ↑ Rosaria Hafsary Ngupadi Putri (2022). "STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN "WISATA SAWAH LUNGGUH" DESA BARENG KECAMATAN PUDAK KABUPATEN PONOROGO" (PDF). Repository Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Skripsi).
- ↑ "SEJARAH DESA". www.pudakwetan.com. Diakses tanggal 2025-03-21.
