Sukorame, Lamongan
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Sukorame | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Lamongan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | MJ. Boedi Harsono | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 20,083 Jiwa jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 35.24.01 | ||||
| Kode BPS | 3524010 | ||||
| Luas | 41,48 km² | ||||
| Kepadatan | 484 jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 9 desa | ||||
| |||||
Sukorame adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Kecamatan Sukorame adalah salah satu kecamatan dari 27 kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan, dengan jarak 50 km dari Ibu Kota Kabupaten Lamongan atau kira-kira 29 Km dari Kota Babat, batas wilayah kecamatan Sukorame dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Sebelah utara: Kecamatan Bluluk
- Sebelah Timur: Kecamatan Ngimbang
- Sebelah Selatan: Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang
- Sebelah Barat: Kecamatan Kedungadem Kabupaten bojonegoro
Kecamatan Sukorame terdiri dari 9 Desa dengan 38 Dusun yang terbagi dalam 23 RW dan 114 RT dan jumlah penduduknya 20.083 dengan komposisi penduduk 10.090 laki-laki dan 9.993 perempuan.
Adapun luas wilayah Kecamatan Sukorame adalah 4.147,99 Ha yang terdiri dari:
- Tanah Sawah: 1.930, 32 Ha
- Tanah Tegal: 248,99 Ha
- Tanah Pekarangan: 278,06 Ha
- Tanah Hutan: 1.635,58 Ha
- Lain-lain: 54,04 Ha
Dari data di atas dapat dijelaskan status tanahnya yaitu 136.00 Ha adalah tanah Negara dan 503,4 Ha tanah masyarakat yang sudah bersertifikat, dilihat dari topografinya yaitu tanah Perhutani luasnya 1.635,5 Ha atau 39 % sedangkan tanah penduduk luasnya 2.511,5 Ha atau 61 % dari tanah di Kecamatan Sukorame, sedangkan secara Hidrogeologi kedalaman air tanah rata-rata 0-20 dari permukaan tanah dengan system pengairan pertanian adalah tadah hujan, dari uraian di atas kiranya dapat dijelaskan areal pertanian sangat potensial untuk lahan perkebunan, tetapi hingga saat ini belum ada pihak yang memanfaatkannya secara optimal.
Sarana perekonomian dapat dikatakan potensial karena transportasi dan sarana jalan yang memadai. Hal ini didukung pula dengan wilayah Kecamatan Sukorame yang terletak di persimpangan jalan antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bojonegoro.
Langkah lain yang diupayakan dalam menumbuhkan ekonomi pedesaan adalah dengan dibangunnya terminal angkutan pedesaan Desa Sukorame Type C yang pembangunannya telah mencapai penyelesaian kira-kira 50 % dan rencana pengembangan pasar hewan yang lebih representatif menggantikan pasar hewan yang lama.
Secara Klimatologi di Kecamatan Sukorame terdapat dua musim yaitu musim hujan yang terdiri antara bulan November sampai Maret, dan musim kemarau yang terjadi antara bulan April sampai dengan Oktober dengan suhu rata-rata 37 C, adapun curah hujan rata-rata 29,7 mm / Tahun.
Potensi yang ada di wilayah Kecamatan Sukorame kiranya belum optimal dalam pemanfaatan karena itulah diharapkan peran Dinas / Instansi pembina untuk pembinaan dan pengembangan selanjutnya. Potensi pendidikan yang ada adalah sebagai berikut:
- SD:15 unit
- MI:5 unit
- SMPN:1 unit
- SMPS:2 unit
- MTs:2 unit
- SMUS:1 unit
- MA:1 unit
- SMK:1 unit
Adapun alamat kantor kecamatan Sukorame adalah Jl. Raya Sukorame No.01 telepon (0322) 453658, dengan layanan publik mulai hari Senin s/d kamis pukul 07.00 WIB – 15.00 WIB, sedangkan hari Jumat pukul 07.00 WIB – 11.00 WIB dilanjutkan pada Pukul 13.00 – 14.30 WIB. Hari Sabtu dan Minggu (libur).
Adapun Personil Pejabat Kecamatan Sukorame:
- Camat Sukorame: Drs.M.J. BOEDI HARSONO
- Sekretaris Kecamatan: ACHMAD EDWYN ANEDI., S.Sos
- Kasi Pemwrintahan: Drs. MUHARTOYO
- Kasi Ekbang: SUGENG SH
- Kasi Trantib: AGUS BAMBANG PUDJIONO
- Kasi Kesos: BAMBANG IRAWAN, S.Sos
(Dengan dibantu 13 orang Staf)
Layanan Kesehatan di Kecamatan Sukorame dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Jumlah Puskesmas: 1 Unit (Jl. Sukorame No.10)
- Puskesmas Pembantu: 2 Unit
- Jumlah Posyandu: 32 Unit
- Jumlah Bidan Desa: 5 Orang
- Jumlah Perawat: 5 Orang
